Berita Banyuwangi
Persaingan Ketat, Rebellin Merajai Etape Pertama Tour de Banyuwangi Ijen
Hasil tersebut membuat Rebellin melesat di puncak klasemen general classification. Dengan demikian di etape kedua, Kamis (28/9), persaingan
TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Etape pertama International Tour de Banyuwangi Ijen (ITDBI), Rabu (27/9), menjadi milik Davide Rebellin.
Pembalap dari Kuwait Cartucho tersebut menjadi yang pertama melintasi garis finis dengan selisih cukup jauh dari para pesaingnya, yakni 1 menit 35 detik.
Hasil tersebut membuat Rebellin melesat di puncak klasemen general classification. Dengan demikian di etape kedua, Kamis (28/9), persaingan pembalap akan semakin ketat.
“Etape kali ini sangat cocok dengan karakter saya. Ini seperti balapan-balapan classics di Eropa,” kata Rebellin, usai balapan.
Rebellin memang memiliki spesialisasi dalam rute-rute classics. Ajang klasik di Eropa tersebut biasa digelar sebelum grand tour (Giro d’Italia, Vuelta a Espana, Tour de France) berlangsung.
Balapan yang digelar dalam sehari (on-day race) itu biasanya memiliki rute-rute yang sangat mengandalkan ketahanan fisik. Dan para pembalapnya biasanya bertarung sendirian. Karena itu, di 20 km terakhir menuju finis Rebellin sendirian menantang para pembalap breakaway.
Rebellin mengatakan, pada etape kedua, dia tak akan sengotot kali ini. Di balapan yang akan berlangsung di rute datar itu, Rebellin akan lebih banyak menyimpan tenaga. Tujuannya, tampil maksimal di etape ketiga yang mendaki menuju Paltuding, Ijen.
“Etape kedua sebenarnya berbeda dengan karakter saya. Tapi saya akan berusaha keras untuk tampil sebaik-baiknya di sana. Saya punya tim yang bagus dan dukungan kepada saya sangat bagus,” kata pembalap Italia tersebut.
Sedangkan upaya pembalap nasional Aiman Cahyadi (Team Sapura Cycling), sejak awal balapan membuahkan hasil.
Dia menjadi pembalap Indonesia terbaik di etape satu dengan selisih 19 detik dari pesaing terdekatnya, Jamal Hibatullah (KFC Cycling Team).
Menurut Aiman dirinya ingin terus mempertahankan posisinya saat bersama sembilan pembalap lainnya melakukan breakaway. Namun, serangan Rebellin di tanjakan Pakel tak bisa dibendung.
Meskipun begitu, Aiman masih mampu mempertahankan posisinya di empat besar. Dia berada di posisi keempat general classification dengan selisih 1 menit 50 detik dari Rebellin.
"Karena mendapat poin di tanjakan posisi saya masih di empat besar. Di etape dua saya akan menjaga posisi saja agar maksimal di etape tiga,” kata Aiman. (haorrahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pembalap-kawakan-asal-italia-yang-bergabung-di-tim-kuwait-cartuchoes-davide-rebellin_20170927_171838.jpg)