Gas Elpiji ‘Si Melon’ Mulai Langka, Ratusan Warga Jembrana Antre Di Pangkalan

Bahkan, warga rela mendaftar dan mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan 1 sampai 4 tabung gas elpiji isian 3 kilogram

Gas Elpiji ‘Si Melon’ Mulai Langka, Ratusan Warga Jembrana Antre Di Pangkalan
Tribun Bali / I Gede Jaka Santhosa
Ratusan warga Jembrana tampak menyerbu pangkalan gas elpiji di SPBU No.54.822.13, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Bali menyusul terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 Kg 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kelangkaan akan gas elpiji 3 kilogram atau Si Melon mulai terasa di Bumi Makepung Jembrana, Bali dalam beberapa minggu belakangan ini.

Bahkan, warga rela mendaftar dan mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan 1 sampai 4 tabung gas elpiji isian 3 kilogram ini untuk kebutuhan sehari-hari.

Pantauan redaksi Kamis (5/10/2017), ratusan warga Jembrana tampak mengantre di pangkalan gas elpiji di SPBU No. 54.822.13, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

Antrian warga ini kian membludak ketika truk pembawa 560 tabung gas milik pangkalan tiba di SPBU yang kemudian ludes diserbu warga dalam hitungan 1, 5 jam.

"Sudah mulai langka Pak, sekitar sebulan ini gas yang 3 kilogram sudah jarang ada di warung. Kalaupun ada itu harganya mahal, tapi dibeli juga karena memang kebutuhan," terang H. Basori, seorang warga Pengambengan, Kecamatan Negara ketika ditemui Kamis pagi tadi.

Sementara itu, Manager SPBU No. 54.822.13, Iskandar Alfan mengatakan kelangkaan akan gas elpiji 3 Kg ini mulai terasa semenjak sebulan belakangan ini.

Menurutnya, kelangkaan ini terjadi lantaran adanya pengurangan jatah atau pasokan gas elpiji 3 Kg dari pusat yang didistribusikan ke Bali.

Selain itu, kata dia, di satu sisi terjadi lonjakan permintaan gas elpiji 3 kilogram lantaran dalam waktu dekat ini akan berlangsung hari raya Galungan.

Untuk mendapatkan gas di pangkalannya, warga diwajibkan untuk mendaftar dulu dan dilengkapi dengan KTP serta KK.

"Kalau untuk rumah tangga itu dijatah 1 tabung dan untuk pengecer bisa dapat sampai 4 tabung. Antrian warga biasanya dimulai pukul 07.00 WITA. Gasnya datang pukul 08.30 WITA, tapi langsung habis sekitar pukul 10.00 WITA," tandas Iskandar ketika ditemui Kamis pagi ini. (*)

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved