Bantuan Lima Truk Tangki Air Diserahkan ke Karangasem

Dengan penilaian secara berkelanjutan diharapkan akan terdapat peningkatan kualitas pengelolaan yang mendorong peningkatan hasil.

Humas Pemprov Bali
Wagub Bali Ketut Sudikerta menyetir truk yang ditumpangi Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, di Denpasar, Sabtu (14/10/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemprov Bali melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun 2017 menyerahkan bantuan lima unit truk tangki air untuk Simantri di Kabupaten Karangasem.

Penyerahan truk dilakukan secara simbolik oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mewakili Gubernur Bali Made Mangku Pastika kepada Bupati Karangasem pada acara pemberian penghargaan dan hadiah kepada Simantri berprestasi tingkat Provinsi Bali Tahun 2017 bertempat di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, di Denpasar, Sabtu (14/10/2017).

Dalam kesempatan tersebut diserahkan pula penghargaan dan hadiah kepada pemenang lomba Simantri yang dimenangkan oleh Simantri Kelompok Tani Mangku Kusuma (Simantri 455) Desa Menanga, Rendang, Karangasem pada peringkat pertama, Simantri Kelompok Tani Ternak Gunung Sari, Desa Kamasan, Klungkung, sebagai pemenang kedua, serta Gapoktan Saung, Desa Tuwed, Melaya Jembrana di peringkat ketiga.

Kepada kelompok Simantri peringkat 1 sampai dengan 3 masing-masing diberikan 4 ekor, 3 ekor dan 2 ekor sapi serta peringkat harapan 1 sampai dengan 3 masing-masing memperoleh 1 ekor sapi dan uang tunai.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wagub Sudikerta menyampaikan, penilaian dan pemberian penghargaan ini sebagai satu di antara sarana untuk memotivasi Gapoktan Simantri dan masyarakat petani secara menyeluruh untuk meningkatkan semangat bekerja keras, gotong royong.

Dengan penilaian secara berkelanjutan diharapkan akan terdapat peningkatan kualitas pengelolaan yang mendorong peningkatan hasil produksi dan akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan anggota.

"Simantri harus terus dikembangkan sehingga dapat dijadikan model pembangunan pertanian terpadu," imbuhnya.

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan, sangat disadari masih banyak faktor yang menghambat kemajuan Simantri mulai dari kualitas sumber daya manusia, potensi yang belum dikembangkan secara optimal sampai pada kesalahan manajemen Gapoktan.

Namun kita tidak boleh menyerah, semua instansi yang terlibat dalam pengembangan Simantri agar terus memantapkan koordinasi guna lebih mengefektifkan pelaksanaan program di lapangan.

Kepada para pendamping Simantri, secara khusus Gubernur mengajak untuk selalu bekerja keras dan dengan tekun mendampingi dan membantu para petani.

Halaman
12
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved