Jeritan Hati Komang Sukri, Idap Kista dan Terpisah Dengan Dua Anaknya Sejak Gunung Agung Level 4

Rasa sedih dan kerinduan ini yang sedang dirasakan Komang Sukri (25), pengungsi asal Desa Ban, Banjar Kubu, Karangasem.

Jeritan Hati Komang Sukri, Idap Kista dan Terpisah Dengan Dua Anaknya Sejak Gunung Agung Level 4
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Komang Sukri (25) tergolek lemah di atas tempat tidur saat ditemui di Yayasan Kasih Peduli Anak, Jalan Gunung Payung, Imam Bonjol, Denpasar, Sabtu (14/10) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berpisah dengan buah hati memang menyimpan berjuta rasa yang mendalam bagi naluri seorang ibu.

Rasa sedih dan khawatir pun akan  dirasakan bagi seorang ibu.

Dalam kondisi sakit sekali pun, seorang ibu pasti merindukan buah hatinya agar selalu berada di sampingnya.

Rasa sedih dan kerinduan ini yang sedang dirasakan Komang Sukri (25), pengungsi asal Desa Ban, Banjar Kubu, Karangasem.

Sukri, seorang ibu yang sedang berjuang melawan penyakit kista ovarium yang diidapnya ini berpisah dengan buah hatinya sejak status Gunung Agung ditetapkan menjadi level IV atau awas.

Diungkapkan Sukri, ia berpisah dengan anaknya yakni Kadek Yuni (5) dan Komang Yuni (2,5) lantaran kedua putrinya diambil oleh mantan suaminya, Wayan Gunawan.

Dituturkan Sukri, Gunawan mengambil kedua putrinya saat Sukri mengidap penyakit kista ovarium.

"Dia ambil karena dia merasa kasihan ibu saya sendiri. Kondisi ibu saya sudah tua sehingga dia ambil dulu selama saya sakit," ujarnya saat ditemui Tribun Bali di Yayasan Kasih Peduli Anak, Jalan Gunung Payung, Imam Bonjol, Denpasar, Sabtu (14/10) kemarin.

Sukri mengatakan, hingga saat ini, di tengah gelisahnya status Gunung Agung dan sakit yang dideritanya, ia belum juga mendapat kabar tentang kedua putrinya yang masih belia tersebut. Hal tersebut membuat ia merasa sedih dan rindu dengan buah hatinya.

Rasa sedih dan kangen terhadap buah hatinya, Sukri pun menempel sebuah tulisan bernama Koming (panggilan akrab Komang Yuni)  di dinding tembok, tepat di atas tempat tidurnya.

Halaman
123
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved