Ternyata Begini Isi Otak Perempuan Saat Orgasme

Gert kemudian menyarankan perempuan untuk melupakan stres dan kekhawatiran agar bisa mencapai orgasme.

Ternyata Begini Isi Otak Perempuan Saat Orgasme
(DmitriMaruta)
Pasangan dalam gairah 

TRIBUN-BALI.COM -- Penelitian terhadap 10 perempuan dengan menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) akhirnya berhasil mengungkap mengapa perempuan lebih kebal terhadap rasa sakit.

Penelitian ini sekaligus menunjukkan bagaimana otak perempuan bekerja saat orgasme.

Nan Wise, peneliti di Universitas Rutgers, New Jersey, Amerika Serikat, mengakui bahwa penelitian otak tentang orgasme tidak mudah untuk dilakukan.

"Pemindai otak seperti fMRI adalah tempat yang paling tidak seksi di dunia. Alat ini berisik, sempit, dan dingin,"katanya.

Selain itu, para peneliti dan partisipan juga kesulitan menjaga kepala tetap diam, gerakan sedikit saja bisa merusak data.

Pada awalnya, Wise bersama rekan-rekannya meminta 10 perempuan heteroseksual merangsang dirinya sendiri hingga mencapai klimaks.

Setelah itu, eksperimen diulang lagi dengan melibatkan pasangan atau kekasih.

Peneliti pun mengamati perubahan yang terjadi sebelum, selama, dan setelah perempuan mengalamui orgasme.

Hasilnya sangat mengejutkan, dan menjawab pertanyaan para peneliti kolega Wise yang menemukan pada tahun 1985 bahwa selama merangsang dirinya sendiri dan berorgasme, kemampuan perempuan untuk menahan rasa sakit meningkat sebanyak 75 persen.

Melalui penelitian ini, Wise menemukan bahwa pada saat orgasme, area saraf di bagian otak belakang atau dorsal raphe nucleus sangat aktif.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved