Gadget Style

Sering Mengisi Baterai Ponsel di Mobil? Hentikan Kebiasaan Ini Sekarang!

Meskipun tingkat kerusakannya bergantung pada jenis telepon yang dimiliki dan baterainya, tapi kemungkinan kerusakannya tinggi

Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Apakah Anda sedang dalam perjalanan jauh atau terjebak kemacetan,  kehabisan baterai smartphone bisa membuat kita tidak tenang. 

Menyambungkannya ke kabel USB dan mengisi daya baterai di mobil sering dianggap sebagai "penyelamat".

Jika itu dilakukan sesekali, mungkin tidak akan berbahaya.

Tetapi, jika sudah jadi kebiasaan justru bisa merusak baterai ponsel andalan Anda.

Salah satu penyebabnya adalah port USB di mobil menyediakan lebih sedikit listrik dari pada yang benar-benar dibutuhkan ponsel.

Dengan mengisi daya baterai ke port USB berdaya rendah seperti yang ada di mobil, artinya Anda membiarkan perangkat handphone menelan tenaga dengan kecepatan yang terlalu cepat untuk kemampuan port USB kendaraan.

Akibatnya, pengisian daya berlangsung lambat atau justru tidak bisa mengisi.

Terlebih lagi, "nge-charge" dimobil juga bisa menguras baterai atau aki mobil.

Meskipun tingkat kerusakannya bergantung pada jenis telepon yang dimiliki dan baterainya, tapi kemungkinan kerusakannya tinggi karena perangkat Anda menghabiskan baterai mobil saat mengisi baterai.

Harus diakui bahwa baterai ponsel tidak akan bertahan selamanya.

Faktanya, setiap tahun ketahanan baterai bakal semakin menurun.

Walau pengguna telah merawat baterai dengan benar, setiap baterai punya umur.

Tapi, paling tidak baterai akan lebih awet jika kita menggunakannya secara benar. (*)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan Judul: Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved