Terminal Ubung Akan Dilakukan Perubahan Fungsi, 106 Polisi Diturunkan Lakukan Pengamanan

Kini Polresta Denpasar menerjunkan sebanyak 46 personel gabungan yang berjaga setiap harinya

Penulis: Fauzan Al Jundi | Editor: Aloisius H Manggol
Istimewa
Pihak kepolisian akan disiagakan terkait perpindahan status Terminal Ubung pada Senin (23/10/2017) nanti. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pasca dilaksanakannya razia penertiban calo tiket atau Awu-awu dan perubahan fungsi Terminal Ubung, Jalan Hos Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara yang dilakukan pihak Kepolisian dan Dishub. 

Kini Polresta Denpasar menerjunkan sebanyak 46 personel gabungan yang berjaga setiap harinya.

Nanti pada hari Senin (23/10/2017) mendatang, sebanyak 106 personel Polresta Denpasar akan diterjunkan untuk mengamankan penertiban angkutan umum atas perubahan status Terminal Ubung

"Saat ini sedang disiagakan 46 personel di Ubung. Nanti hari Senin diperkuat lagi dengan 60 personel gabungan Polresta dan Polsek. Total 106 personel," kata Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol Wayan Gatra kepada Tribun Bali, Jumat (20/10). 

Pengamanan ini diilakukan agar pada Senin nanti fungsi Terminal Ubung harus benar-benar dilakukan, seluruh bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) yang biasa beroperasi di Terminal Ubung harus pindah ke Terminal Mengwi. 

Pasalnya, permasalahan di Terminal Ubung setelah ditelusuri terkait status Terminal Ubung sudah tidak sesuai dengan fungsinya.

Agar fungsi Terminal Ubung berjalan normal pasca perubahan status, pihak Kepolisian melakukan penertiban terhadap angkutan umum antar Kota maupun antar Provinsi. 

Sementara itu, razia yang membuahkan penangkapan sebanyak sembilan orang Awu-awu, membuat Polresta Denpasar juga melakukan peningkatan pengamanan agar membuat rasa aman bagi para penumpang. 

Peningkatan pengamanan masalah Awu-awu ini adalah intruksi dari Kapolresta Denpasar untuk menindaklanjuti keluhan dari masyarakat atas keberadaan calo yang meresahkan para penumpang. 

Upaya peningkatan pengamanan tersebut dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, khususnya kepada para penumpang atau masyarakat yang mempunyai kepentingan di Terminal Ubung

Puluhan personel gabungan yang diterjunkan akan dibagi dalam beberapa regu yang bergantian dalam melakukan penjagaan di Terminal Ubung

"Dari Polresta ada personel Intelkam, Binmas, Shabara, Reskrim dan Lantas. Dari Polsek juga ada beberapa personel. Dalam pelaksanaannya tugas mereka dibagi 3 shif, masing-masing shief ada 9 personel," pungkasnya. 

Seperti diketahui, ada cukup banyak laporan di Kepolisian tentang keluhan masyarakat, dimana kondisi Terminal ada para calo yang melakukan tindakan yang meresahkan.

Sampai-sampai para calo melakukan tindakan kasar penumpang maupun calon penumpang. 

Untuk menyikapi hal tersebut, Kepolisian tidak segan-segan akan melakukan tindakan pengamanan apabila ada penumpang yang merasa terganggu oleh ulahnya. 

Polresta Denpasar melakukan peningkatan pengamanan ini sampai situasi dirasa cukup kondusif, dan sudah tidak ada lagi kasus kekerasan di Terminal Ubung.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved