Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Usai Choirul Huda Tewas, Kini Gelandang Persela Alami Patah Tulang Selakngka

Pemain berdarah Sunda itu mengalami patah tulang selangka kiri (menghubungkan bagian atas dada ke bahu, red)

Istimewa
logo Persela Lamongan 

TRIBUN-BALI.COM- Gelandang Persela Lamongan, Sandi Septian harus parkir untuk menjalani proses pemulihan.

Pemain berdarah Sunda itu mengalami patah tulang selangka kiri (menghubungkan bagian atas dada ke bahu, red). 

Cedera Sandi ini mirip dialami rekan setimnya, Ferdiansyah, yang diderita pada saat mengawal gawang Persela kontra Persija 27 Agustus lalu.

Menurut situs resmi klub, Sandi sudah mendapati hasil rongten RSUD dr Wahab Syahrani, Samarinda bahwa tulang selangka kiri Sandi sudah pernah patah 5 tahun lalu dan belum tersambung sempurna.

"Ini untuk kedua kalinya Sandi (Septian) alami patah tulang selangka kiri. Paling tidak butuh waktu penyembuhan selama 1-2 minggu. Istirahat total sama terapi. Konsumsi obat juga. Tak perlu rawat inap atau penanganan khusus," kata Hasyim tim medis Persela.

Sandi sejatinya baru tampil tujuh menit menggantikan Edy Gunawan pada menit 65.

Saat itu, Sandi dilanggar keras oleh Abdul Rahman, bek kiri Borneo FC pada menit 72.

Kaki Abdul Rahman mengangkat terlalu tinggi, sehingga menghujam keras di bahu kiri Sandi.

Sebelumnya, penjaga gawang Persela, Choirul Huda juga mengalami insiden yang memilukan di lapangan hijau.

Insiden itu berakhir dengan tewasnya Choirul Huda.(*)

Sumber: SuperBall.id
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved