Bergaya Jongkok Seperti Ini, Anies Baswedan Disebut Mirip Pangeran William, Bagaimana Menurut Anda?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Anies) punya gaya yang sama dengan Pangeran William saat berbincang

Bergaya Jongkok Seperti Ini, Anies Baswedan Disebut Mirip Pangeran William, Bagaimana Menurut Anda?
(Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)
Gaya Anies Baswedan yang mirip Pangeran William saat menyapa anak kecil di tea walk KORPRI DKI Jakarta di Agrowisata Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, BOGOR - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Anies) punya gaya yang sama dengan Pangeran William saat berbincang maupun menyapa anak kecil.

Keduanya sama-sama memilih berjongkok saat berhadapan dengan anak kecil yang tingginya jauh dari mereka. Sehingga jadi setara ketinggiannya.

Pangeran William menunjukkan gaya tersebut nyaris di berbagai kesempatan, bahkan dengan anaknya sendiri, Pangeran George.

Sementara Anies menunjukkan gaya itu di acara tea walk KORPRI DKI Jakarta di Agrowisata Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017).

Anies berjongkok saat memberi sumbangan kepada seorang anak penduduk sekitar Agrowisata Gunung Mas.

William
William ()

Sedangkan Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno memilih tak berjongkok saat menyapa anak kecil.

Sandi hanya sedikit membungkukkan badannya saja.

Sejumlah ahli pun menilai jika teknik yang dilakukan William merupakan cara untuk mendengarkan anak secara aktif.

Hal tersebut dapat membantu anak-anak merasa penting untuk orang tua mereka.

Gill Connel, ahli perkembangan anak menulis dalam bukunya A Moving Child Is a Learning Child jika yang dilakukan oleh William adalah cara untuk menumbuhkan percaya diri sambil mendorong anak-anaknya untuk berkomunikasi lebih jauh lagi.

"Bukankah itu manis?" ujarnya.

Dengan berjongkok, seorang ayah dinilai dapat mendengarkan dan berbicara sambil menatap mata sang buah hati, seperti dilansir dari Town & Country.

Selain itu, Pusat Edukasi Orangtua menyarankan untuk menghentikan segala aktifitas yang sedang dilakukan dan memberikan perhatian penuh kepada anak saat berbicara.

Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan harga diri seorang anak. (*) 

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved