Mengharukan, Ibunda Menjerit Minta Tolong di Telepon, Ternyata Tewas Terjepit Bus
Setelah menelepon meminta tolong itu, panggilan sang Ibu terputus.Membuat hati Norasyikin tidak tenang sedangkan dia terjebak macet.
TRIBUN-BALI.COM- “Syikin, tolong mak ... tolong mak,” adalah suara sang Ibu yang didengar Norasyikin Zuryanidufizan (22) untuk kali terakhir ketika dihubungi lewat telepon dalam kecelakaan maut.
Kecelakaan maut yang terjadi di Kilometer 147 Lebuhraya Utara Selatan berhampiran Tol Juru, Malaysia kemarin (24/10/2017) diakibatkan 2 bus yang bertabrakan hingga Ibunya, Noriah Kasa (40) terjepit di antara bus-bus tersebut.
Norasyikin bercerita bahwa Ibunya pergi kerja terlebih dulu menaiki bus sedangkan dia dalam perjalanan dengan vannya.
Setelah menelepon meminta tolong itu, panggilan sang Ibu terputus.
Membuat hati Norasyikin tidak tenang sedangkan dia terjebak macet.
Norasyikin pun putuskan menghubungi rekannya, Mohd Sabri Azhar, untuk menjemput di sekitar Lebuhraya.
“Arwah menelefon saya dan meminta tolong beberapa kali sebelum panggilannya terputus,” cerita Norasyikin.
“Saya kemudian menghubungi rakan saya (Mohd Sabri Azhar) memintanya menjemput saya di tepi lebuh raya.
“Ketika itu saya cuba menghubunginya namun tidakberjawab.”
Sementara itu Mohd Sabri Azhar mengantarkan Norasyikin ke rumah sakit dan sudah mendapat kabar Ibunya meninggal di lokasi kejadian.
Melansir HMetro.com, kecelakaan bus maut tersebut merenggut 8 nyawa perempuan, 7 warga Indonesia serta 1 Malaysia yaitu Ibu dari Norasyikin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaan_20160208_165355.jpg)