Tagih Janji Gubernur Bali, Ratusan Sopir Taksi Konvesional 'All Star B' Unjuk Rasa Lagi

Kembalinya, para pengemudi ini dikarenakan sikap pemerintah yang tak kunjung melakukan penutupan taksi berbasis online tersebut.

Tagih Janji Gubernur Bali, Ratusan Sopir Taksi Konvesional 'All Star B' Unjuk Rasa Lagi
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismaya
Ratusan Sopir Taksi Konvensional saat berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Bali, Rabu (25/10/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ratusan pengemudi taksi konvensional yang tergabung dalam Aliansi Transport Lokal Bali (All Star B) kembali mendatangi Kantor Gubernur Provinsi Bali, Rabu (25/10/2017).

Seperti yang lalu-lalu, para pengemudi taksi konvensional meminta pemerintah untuk menutup aktivitas taksi online.

Kembalinya, para pengemudi ini dikarenakan sikap pemerintah yang tak kunjung melakukan penutupan taksi berbasis online tersebut.

"Kita datang ke sini untuk menagih janji Gubernur Bali melakukan penutupan taksi online," ujar salah seorang orator dalam aksi.

Pantauan Tribun Bali, ratusan pengemudi taksi konvensional mendatangi kantor Gubernur Bali dengan mengenakan pakaian adat Madya Bali.

Mereka datang sekitar pukul 13.00 Wita dengan satu mobil komando. Kemudian berada di depan kantor Gubernur atau Pemrpov Bali dan berorasi.

Pengamanan pun dilakukan oleh pihak Kepolisian baik di kantor Gubernur Bali dan di Kantor DPRD Provinsi Bali.

Tuntutan mereka, adalah Pemerintah tegas melarang operasional taksi online di Bali.

Dalam aksi sebelumnya, massa menuding taksi online tidak membayar pajak karena tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Karena itu, para sopir taksi konvensional meminta adanya sikap dari Pemerintah sehingga tidak ada lagi pengangkutan penumpang oleh driver taksi online. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved