PSM Makassar Wajib Kerja Keras, Barito Putera: Tiga Poin Harga Mati

Barito Putera, klub asuhan pelatih Jacksen Tiago, menjadi tim penghancur peluang juara klub papan atas Liga I Indonesia

PSM Makassar Wajib Kerja Keras, Barito Putera: Tiga Poin Harga Mati
Tribun Bali/Marianus Seran
Pelatih asal Brasil Jacksen Tiago saat berada di royal box Stadion Dipta Gianyar belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM- Barito Putera, klub asuhan pelatih Jacksen Tiago, menjadi tim penghancur peluang juara klub papan atas Liga I Indonesia. 

Terbaru, Laskar Anta Sari baru saja memupus ambisi Bali United merebut tiga poin, dengan skor akhir 1-1. 

Minggu (28/10/2017) di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Barito akan kembali  menjamu pemimpin klasemen dengan poin 61, PSM Makassar.

Baca: Irfan Bachdim: Bali United Bisa Juara Liga I Indonesia

Jakcsen Tiago langsung melayangkan pernyataan tegas  bahwa Barito Putera ingin finish musim ini di peringkat kelima.

Tiga poin menjadi harga mati memuluskan laju Barito. 

Saat ini, klub asal Banjarmasin ini berada di peringkat ketujuh dengan dengan 49 poin dan hanya beda lima poin dari Madura United di peringkat kelima. 

Barito berada dibawah Persija Jakarta di posisi keenam dengan 52 poin. 

Baca: Bali United Kantongi Lisensi AFC, Siap Harumkan Nama Bali di Level Asia

Jakcsen Tiago mematok target tiga poin untuk menyamai posisi Persija Jakarta. 

"Tujuan utama kami adalah mencapai target dari managemen untuk menempatkan Barito pada posisi 5 besar. Selain itu, kami berkomitmen untuk membuat persaingan menuju juara lebih seru lagi," tegas Jakcsen Tiago, Jumat (27/10/2017) sore. 

Menurut mantan duet maut Widodo Cahyono Putro, di Petrokimia Gresik ini, Tuhan menempatkan Barito dalam posisi bertemu dengan 4 calon Juara (Bhayangkara, Bali United, PSM Makassar dan Madura United) pada akhir ini, bukan karena sebuah kebetulan.

"Sehingga kami akan manfaatkan momen ini sebagai sebuah kesempatan untuk menguji mental pemain Barito yang akan disiapkan untuk mengantar Barito musim depan ke persaingan Juara Liga. Itu saja motivasi kami," katanya. 

Terkait siapa yang akan menjadi juara Liga I Indonesia, Jakcsen merasa sulit menebak. 

"Sulit di tebak, saingan sangat sengit," ujarnya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved