Sudah Tak Boleh Lakukan Kebijakan Strategis, Gung Bharata Justru Gelar Mutasi Dua OPD

Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata, melantik puluhan pejabat eselon, dari Eselon IV sampai eselon II, Senin (13/11/2017).

Sudah Tak Boleh Lakukan Kebijakan Strategis, Gung Bharata Justru Gelar Mutasi Dua OPD
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata (tengah). 

TRIBUN.BALI.COM, GIANYAR - Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata, melantik puluhan pejabat eselon, dari Eselon IV sampai eselon II, Senin (13/11/2017).

Kebijakan strategis ini dilakukan untuk mengisi jabatan-jabatan kosong di dua OPD, yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB (DPPKB) Gianyar.

Padahal jabatan Gung Bharata sebagai Bupati Gianyar habis 21 Februari 2018, dengan demikian seharusnya Gung Bharata tidak memiliki kewenangan melakukan mutasi jabatan, terhitung 6 bulan sebelum masa jabatannya habis. Lalu, kenapa saat ini Gung Bharata bisa melakukan mutasi?

Bupati Gianyar, Gung Bharata  membenarkan pihaknya akan melakukan mutasi eselon IV hingga II, Senin ini. Acara tersebut dilakukan hari ini sekitar pukul 13.00 Wita.

Dia sendiri mengakui jika berpatok pada masa jabatannya, dirinya memang tidak boleh melakukan kebijakan strategis itu. Mutasi hanya bisa dilakukan jika ada rekomendasi resmi dari Mendagri.

"Pengisian jabatan ini sifatnya mendesak. Sudah 10 bulan jabatan di dua instansi itu kosong. Dalam pelantikannya, kami sudah kantongi izin dari Mendagri," ujarnya.

Apakah dalam mutasi ini, pihaknya juga akan melantik Made Gede Wisnu Wijaya sebagai Sekda definitif?

"Tidak, karena pelantikan Sekda butuh proses. Harus ada seleksi dari Pansel (Panitia Seleksi). Pansel belum kami bentuk. Astungkara, menjelang jabatan saya berakhir, Sekda definitif sudah ada," ucapnya.

Penglingsir Puri Agung Gianyar ini menegaskan, para pejabat eselon yang dilantik hari ini, telah lolos seleksi Tim Pansel.

Dia berharap, para pejabat ini bisa menjalankan pemerintahan secara maksimal, dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gianyar. Serta menciptakan sistem birokrasi yang kondusif. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved