Tragis, Tak Ada di Kamar, Sang Ibu Ditemukan Menggantung di Pohon Jeruk di Pupuan

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali, pukul 02.00 Wita anak korban, I Komang Gede Selamat mendengar suara dari pintu rumahnya.

Tragis, Tak Ada di Kamar, Sang Ibu Ditemukan Menggantung di Pohon Jeruk di Pupuan
kvedomosti.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN -  Asma kronis, diduga menjadi penyebab Ni Wayan Natri (63)  mengakhiri hidupnya.

Ia ditemukan gantung diri di pohon jeruk, sebelah rumahnya di Dusun Suradadi, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali.

Peristiwa ini diketahui oleh saudaranya, Selasa (14/11/2017) sekitar pukul 07.00 Wita.       

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali, pukul 02.00 Wita anak korban, I Komang Gede Selamat mendengar suara dari pintu rumahnya.

Saat itu ia melihat ibunya keluar.

Setelahnya, ia tidur lagi karena sang ibu terbiasa bangun tengah malam untuk buang air kecil.

Namun, sekira pukul 05.30 Wita, Wayan Natri tidak ada di kamar tidur.

Lantas Gede Selamat kemudian meminta bantuan keluarganya yang lain untuk mencari ibunya.

Sesaat setelah melakukan pencarian, menantu korban, Ni Luh Gede Ida Antari menengok ke arah pohon jeruk di depan rumahnya.

Ia terkejut melihat mertuanya sudah tergantung.

Halaman
12
Penulis: I Made Argawa
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved