Misteri Nilai Kontrak Sylvano Comvalius di Bali United Yang Disebut Meroket Hingga Terpaksa Dilepas
Seakan menjadi misteri, gagalnya negosiasi mengakibatkan Bali United harus melepas pencetak gol terbanyak di Liga 1 Indonesia ini.
Penulis: Marianus Seran | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM - Bali United tidak akan memperpanjang kontrak striker haus gol, Sylvano Dominique Comvalius.
Mantan penyerang Stal Kamianske ini, bisa meninggalkan Serdadu Tridatu setelah kontraknya habis pada akhir tahun ini.
Manajemen Bali United sempat berusaha melanjutkan kerja sama dengan Comvalius.
Namun, kesepakatan nilai kontrak yang "dimasalahkan" pemain yang bergabung dengan Bali United sejak 10 Maret 2017 lalu, tidak mencapai kata sepakat.
Seakan menjadi misteri, gagalnya negosiasi mengakibatkan Bali United harus melepas pencetak gol terbanyak di Liga 1 Indonesia ini.
Berapa nilai kontrak yang diinginkan Comvalius dan penawaran manajemen, juga seperti misteri.
Tak ada yang membuka soal nilai kontrak baru yang diinginkan pemain asal Belanda tersebut.
Melewati proses negosiasi panjang, akhirnya Manajemen Bali United mengumumkan resmi melepas Comvalius.
CEO sekaligus Manajer Bali United, Yabes Tanuri (YT) mengakui, keputusan melepas Comvalius diambil setelah melalui beberapa tahap negosiasi.
Lantaran tak ada kata sepakat soal nilai kontrak yang katanya meroket, manajemen akhirnya terpaksa melepas Comvalius.
YT melihat, Comvalius akan mendapat tim yang bisa memberi nilai lebih.
Dan dia berharap, Comvalius mendapat peluang karier di klub luar negeri.
"Di luar Indonesia, dia (Comvalius) bisa mendapatkan nilai yang lebih. Kami berharap yang terbaik untuk Comvalius. Kami bangga, setelah main di Bali United, dirinya bisa mendapatkan peluang berkarier di klub luar negeri," ujar YT, Jumat (24/11/2017).
Soal dilepasnya Comvalius, Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro menilai hal tersebut normal di dunia sepak bola profesional.
Perpindahan pemain dari klub satu ke klub lainnya, bukan hal luar biasa.
"Hal yang normal. Ada yang keluar masuk pemain di era sepak bola profesional. Dan kita harus menghormati keputusan yang sudah dibuat,” jelas Widodo, Jumat (24/11).
Kepergian Comvalius, akan menjadi tanggung jawab Widodo untuk mempersiapkan striker pengganti dan mencetaknya menjadi mesin gol baru Bali United.
Pengalaman Widodo di sejumlah tim, dan Liga 1 Indonesia 2017, sepertinya akan menjadi garansi ketika meracik tim solid dengan pemain-pemain yang ada.
Tambahan pemain baru, akan menjadi modal baru Widodo dalam membuat skema permainan Bali United tetap menari, banyak gol, dan menang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Comvalius yang pernah berjuang bersama kami. Doa terbaik kami untuk kelanjutan karirnya," ucap Widodo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/comvalius_20171125_122937.jpg)