Wanita yang Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Tabanan Ini Ternyata Hilang Sejak Kemarin
Korban adalah Ni Ketut Karmi (60) yang diketahui hilang sejak Rabu (29/11/2017) oleh pihak keluarganya.
Penulis: I Made Argawa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Mayat yang ditemukan dalam posisi telungkup di Sungai Yeh Ino di Banjar Sema, Desa Kediri, Tabanan, Bali, diketahui merupakan warga Banjar Senapahan Kaja, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.
Korban adalah Ni Ketut Karmi (60) yang diketahui hilang sejak Rabu (29/11/2017) oleh pihak keluarganya.
Cucu korban, I Wayan Putra Ivantara (28) mengatakan, terkejut mendengar kabar neneknya sudah ditemukan di sungai.
"Sejak kemarin sudah hilang, saya kira di rumah di Mengwi. Saya telepon ke sana, katanya tidak ada," katanya saat ditemui di ruang jenasah BRSUD Tabanan, Kamis (30/11/2017).
Ia menyebutkan rutinitas neneknya tersebut tidak terlalu banyak.
Sehari-hari keluar hanya untuk beli makan.
Kadang diantar untuk urut karena lengan kirinya sempat patah.
"Kenapa bisa terbawa arus di sungai, saya juga kurang tahu," terangnya.
Kelihan Dinas Banjar Senapahan Kaja, I Gusti Agung Susila menyebutkan, ia mengetahui ada penemuan mayat di Sungai Yeh Ino dari radio amatir.
Setelah itu ia mengecek ke lokasi, lalu ke kamar jenazah di BRSUD Tabanan.
"Tadi saya sempat lihat wajah korban di dalam kantong mayat, dan pasti itu adalah warga saya," ujarnya.
Agung Susila mendapat laporan, seorang warganya hilang dari Bendesa Adat setempat pada Kamis pagi.
"Tadi pagi saya dikasi tahu jika ada warga yang hilang," terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mayat-wanita3_20171130_152851.jpg)