Gunung Agung Terkini

Bandara Ngurah Rai Mulai Normal, Tercatat 458 Aktivitas Penerbangan dari dan Menuju Bali

ktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kian kondusif pasca dilakukan penutupan dan dibuka kembali sejak Rabu lalu

Bandara Ngurah Rai Mulai Normal, Tercatat 458 Aktivitas Penerbangan dari dan Menuju Bali
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Sebuah pesawat Singapore Airlines di Bandara Ngurah Rai, Kamis (30/11/2017) pagi 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kian kondusif pasca dilakukan penutupan dan dibuka kembali sejak Rabu lalu (29/11/2017).

Menurut data rencana penerbangan (flight plan) Jumat (1/12/2017), akan ada sebanyak 458 aktivitas pernerbangan dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, baik itu penerbangan domestik maupun internasional.

 ”Jadi, aktivitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah kembali seperti semula. Dari total 458 penerbangan itu, 10 di antaranya extra flight atau penerbangan tambahan di luar jadwal,” jelas Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono. 

Baca: Mengharukan, Bayi Asal Klungkung Lahir Tanpa Pori, Gusti Ayu: Kalau Suhu Badannya Naik Pasti Nangis

Baca: Aparat Jaga Ketat 60 Titik Pintu Masuk Gunung Agung, Kapolda Perintahkan Ini Kepada Kapolsek Selat

Wisnu menyampaikan khusus permintaan extra flight, sejak dibuka kembali pada Rabu (29/11) lalu hingga hari ini, total tercatat ada 33 penambahan.

Permintaan extra flight tersebut dalam rangka recovery penumpang.

“Maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan sebagian besar merupakan penerbangan internasional yang akan kembali menuju negaranya. Seperti  maskapai Jetstar, Qantas dan Virgin Airlines,” paparnya.

Sebelumnya, AirNav kembali melaporkan pergerakan terkini soal abu vulkanik di ruang udara bandara Ngurah Rai.

AirNav menyebutkan, arah angin yang mendorong sebaran abu vulkanik Gunung Agung terus menjauh dari jalur penerbangan dari dan menuju Bali serta Pulau Lombok, Jumat (1/12/2017).

“Alhamdulillah, kondisi cuaca terus mendukung sehingga operasional penerbangan di Bandara Ngurah Rai terus berangsur pulih seperti hari-hari normal. Demikian pula halnya dengan Lombok juga sudah normal,” ungkap Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono.

Wisnu menjelaskan berdasarkan data Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) dan laporan pandangan mata dari pilot, sebaran vulkanik abu Gunung Agung mengarah ke tenggara dengan kecepatan 10 knots.

 
Laporan terakhir yang terpantau untuk Bandara Ngurah Rai Bali masih berada di luar area sebaran abu vulkanik sejauh 29 Nautical Mile (NM).

Sementara Bandara Lombok berada di luar area sebaran sejauh 28 NM.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved