Citizen Journalism

Era Korupsi, Rakyat Turut Memberantasi

Era Marak Korupsi, Rakyat Turut Memberantasi Korupsi, merupakan sebuah kata yang tak asing dan tak jarang kita dengar sehari-harinya.

Era Korupsi, Rakyat Turut Memberantasi
Net/google
Ilustrasi Korupsi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Era Marak Korupsi, Rakyat Turut Memberantasi Korupsi, merupakan sebuah kata yang tak asing dan tak jarang kita dengar sehari-harinya.

Korupsi seakan ramai bermunculan di berbagai media publik.

Seperti yang tersiar melalui televisi, radio, surat kabar, dan media sosial. Bermunculannya berita korupsi di tengah masyarakat, ditandai dengan terkuaknya kasus-kasus korupsi oleh beberapa pejabat.

Tokoh-tokoh ternama seperti Gayus Tambunan, Andi Mallareng, dan Angelina Sondakh adalah beberapa tokoh koruptor ternama.

Mereka sempat menjadi viral dan ramai diperbincangkan publik. Ini tak lain dan tak bukan karena tindakan korupsi mereka.

Menurut Surya (2016) yang merupakan dosen fakultas hukum Universitas Kristen Katolik Atma Jaya sempat berkomentar.

Menurutnya, korupsi yang dilakukan oleh beberapa pejabat dilakukan karena beberapa motif tertentu.

Dorongan istri kepada suami, gaji yang dirasa masih kurang, tawaran uang yang menggiurkan, dan ketidak mampuan para pejabat mengendalikan iman mereka.

Hal-hal tersebut di atas, dapat dikatan sebagai faktor dominan penyebab korupsi di kalangan pejabat.

Kadangkala, tindakan seperti mencuri waktu bekerja, mencari keuntungan lebih, dan membohongi orang tua dalam membayar uang sekolah, dapat juga dikatakan sebagai tindakan korupsi.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved