Citizen Journalism

Era Korupsi, Rakyat Turut Memberantasi

Era Marak Korupsi, Rakyat Turut Memberantasi Korupsi, merupakan sebuah kata yang tak asing dan tak jarang kita dengar sehari-harinya.

Era Korupsi, Rakyat Turut Memberantasi
Net/google
Ilustrasi Korupsi 

Aliansi ini berdiri tak semata-mata tanpa tujuan. Arya Ganaris menyampaikan, tujuan berdirinya aliansi ini adalah untuk menyikapi berbagai persoalan-persoalan mengenai korupsi.

Mereka (ARAK Bali) telah mengganggap bahwa negara ini telah darurat korupsi, namun tak sebagian hanya menganggap ini isu politik semata.

Koruptor sering melakukan perlawanan balik terhadap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan ARAK Bali tak semata-mata membela buta kepada KPK. Ini dikarenakan, KPK merupakan salah satu institusi yang masih memegang integritas yang kita harapkan.

ARAK Bali senantiasa menjadi gerakan grassroot (akar rumput) dalam mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan korupsi sejak dini. Ini semata agar masyarakat peduli terhadap dampak korupsi yang ada di Indonesia.

ARAK Bali sempat berkontribusi dalam mendesak pembubaran pansus (panitia khusus) hak angket DPR terhadap KPK. Hal ini dikarenakan DPR ingin melindungi diri dan melemahkan upaya KPK mengusut kasus e-KTP.

ARAK Bali akhir-akhir rutin mengadakan kegiatan berbau anti korupsi. Seperti pada kegiatan Festival Anti Korupsi 2017 yang berlangsung di Bali. Kegiatan di tahun ke tiga ini, menggandeng KPK, AJI, dan beberapa komunitaskomunitas di Bali. Festival ini bertujuan untuk mengajak masyarakat bersama-sama memberantas kegiatan korupsi.

Dalam festival ini, terdapat banyak lomba. Lomba yang diadakan seperti lomba menulis esai, lomba jurnalis, majalah dinding, poster, karikatur, dan masih banyak lagi. Semua lomba di sini bertemakan anti korupsi.

Tentu dengan diadakannya lomba ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memerangi korupsi. Sangat banyak antusiasme dari kalangan masyarakat yang ikut menyuarakan suaranya dalam bersatu padu memberantas korupsi.

Mereka tak asal tinggal diam saja melihat para koruptor merajalela memakan uang rakyat. Rasa saling memiliki antar satu sama lain membuat semangat mereka terus menggebu-gebu.

Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita membuat suatu tindakan nyata melawan anti korupsi? Mari kita renungkan sejenak. Menumbuhkan jiwa anti korupsi sebenarnya bisa di mulai dari dalam diri.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved