Ditegur Karena Terima Tamu Hingga Larut Malam, Giyo Bacok Tetangganya Pakai Sabit

Peristiwa nahas itu berawal ketika pria dengan tato di tangan dan dada itu kedatangan tamu laki-laki dan perempuan di rumahnya

Ditegur Karena Terima Tamu Hingga Larut Malam, Giyo Bacok Tetangganya Pakai Sabit
Istimewa
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, BLITAR - Tukiyono (34) alias Giyo terus menundukkan kepala saat berada di ruang Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, Selasa (5/12/2017).

Pria berambut cepak ini mengaku menyesali perbuatannya.

Giyo tega membacok Purwanto (28), yang tak lain tetangganya sendiri.

“Saat itu saya khilaf, saya merasa tersinggung dengan korban. Saya sangat menyesal,” kata warga Dusun Junjung, Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, itu dihadapan penyidik.

Peristiwa pembacokan itu terjadi di rumah Giyo, Minggu (3/12/2017) malam.

Ketika itu, pria dengan tato di tangan dan dada itu kedatangan tamu laki-laki dan perempuan di rumahnya.

Tamu laki-laki dan perempuan itu berada di rumah Giyo hingga larut malam.

Saat Giyo sedang menerima tamu, datang tetangganya, Rudi dan Devi ke rumahnya.

Maksud kedatangan Rudi dan Devi ini untuk memperingatkan Giyo.

Sebab, sudah larut malam tamu laki-laki dan perempuannya tidak kunjung pulang.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved