Penggerebekan Rumah Mang Jangol

Ahmad Hadiana: Rahman adalah Anak Buah Mang Jangol dan Ratna Dewi

Delapan tersangka mengikuti rekonstruksi atau reka ulang kasus penggerebekan rumah Jero Gede Komang Swastika alias Mang Jangol

Ahmad Hadiana: Rahman adalah Anak Buah Mang Jangol dan Ratna Dewi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Mang Jangol, Mantan Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali dan istrinya saat rekonstruksi penggerebekan dirumahnya jalan Batanta, Denpasar, Senin (11/12/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Delapan tersangka mengikuti rekonstruksi atau reka ulang kasus penggerebekan rumah Jero Gede Komang Swastika alias Mang Jangol di Jalan Pulau Batanta Nomor 70, Banjar Seblanga, Kelurahan Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, Bali, Senin (11/12/2017) siang tadi.

Rekonstruksi itu dihadiri pula oleh kuasa hukum dari para tersangka.

Salah satunya Ahmad Hadiana, Kuasa hukum dari tersangka, Rahman dan istrinya, Semiati.

Ahmad yang ditemui usai mendampingi kliennya menegaskan, kliennya bukanlah pengedar atau bandar narkoba.

Baca: TERUNGKAP, Ini yang Dilakukan Mang Jangol Saat Penggerebekan Narkoba di Jalan Pulau Batanta

Ia mengatakan, kliennya hanyalah pesuruh atau anak buah Mang Jangol dan istrinya Ratna Dewi.

Menurutnya, selama tinggal di rumah Mang Jangol, Rahman menjalankan semua tugasnya atas dasar perintah.

Tugasnya Rahman hanya mengambil sabu-sabu yang sudah disiapkan, selain itu ia pun diperintahkan Ratna Dewi untuk memecahkan barang haram tersebut menjadi beberapa paket kecil.

Kemudian, Rahman juga yang mengambil uang hasil penjualan dan selanjutnya diserahkan kepada Mang Jangol dan istrinya.

"Rekontruksi tadi sudah jelas, arus barang bagaiamana, siapa yang menyuruh, siapa yang menerima dan siapa yang mendapat hasil. Dia (Rahman) menjalankan semua itu atas dasar perintah diatasnya," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam rekonstruksi itu juga terungkap bahwa pelanggan langsung datang dan menggunakan narkoba diruangan yang sudah disiapkan sehingga Rahman tidak mengenal para penggunanya.

"Bagi kami, klien kami hanya disuruh dan pelaku utama sudah jelas. Bukti-bukti sudah kami kantongi semua termasuk bukti penyerahan uang," tandasnya.

Dikatakan Ahmad, hubungan Rahman dengan Mang Jangol sendiri hanya sebatas teman.

"Saya tanya dia (Rahman) apa yang didapatkan dari Mang Jangol. Komisinya ada tapi ditetapkan Mang Jangol sendiri. Perbulan kadang Rp 4 juta dan itu waktunya tidak menentu," ujarnya.(*)

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved