4 Toko di Kediri Tabanan Dibobol Maling, Tak Hanya Uang, Server CCTV pun Raib Dibawa Kabur

Selain itu, Apotek Tri Farma yang berada di sebelahnya juga dibobol, serta Toko Sophie Paris dan BPR Luhur Damai.

4 Toko di Kediri Tabanan Dibobol Maling, Tak Hanya Uang, Server CCTV pun Raib Dibawa Kabur
Tribun Bali/I Made Argawa
Polisi menggunakan anjing pelacak untuk menelusuri kasus pembobolan empat toko di Kediri, Jumat (15/12/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Pembobolan empat toko yang berada di Bypass Denpasar-Gilimanuk di Banjar Koripan,  Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan, Bali diduga dilakukan pada dini hari, Jumat (15/12/2017).

Akibat kejadian itu, kantor cabang Indosat Oredo mengalami kerugian hingga Rp 131 juta.

Selain itu, Apotek Tri Farma yang berada di sebelahnya juga dibobol, serta Toko Sophie Paris dan BPR Luhur Damai.

Seorang karyawan BPR Luhur Damai, Made Dana (46) asal Bongan Kauh Kaja mengatakan, pada Jumat (15/12/2017) dini hari, atasannya sempat melakukan pantauan melalui telepon genggam, kondisi CTTV masih normal.

“Sekitar pukul 01.00 wita terakhir dipantau oleh atasan saya, kondisiya masih normal,” katanya Made Dana.

Pria yang tinggal di perumahan BTN ABRI, Bongan Kauh Kaja mengatakan, server CCTV di BPR Luhur Damai diambil oleh pelaku.

Selain itu tidak ada uang atau barang yang hilang.

“Server yang dicuri harganya sekitar Rp 3,5 juta. Kami memang tidak menyimpan uang di brangkas. Brangkas masih utuh,” jelasnya.

Made Dana memperkirakan, para pelaku pencurian beropreasi dengan santai dan modus yang sama yakni, merusak gembok di depan empat toko.

“Ini baru pertama kali BPR Luhur Damai dimasuki pencuri,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Argawa
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved