Lima Parpol Sepakat MoU Koalisi, Datangi Rai Mantra-Sudikerta 22 Desember

"Hasil survei paket Dharma-Kerta jauh mengungguli paket lainnya yang sudah jadi yaitu paket Koster-Ace),"

Lima Parpol Sepakat MoU Koalisi, Datangi Rai Mantra-Sudikerta 22 Desember
Tribun Bali
Lima parpol koalisi KRB 

Laporan Wartawan Tribun Bali Ragil Armando

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Akhirnya, lima parpol yakni Golkar, Demokrat, Gerindra, NasDem, dan PKS sepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk berkoalisi di hajatan Pilgub Bali 2018.

Kesepakatan tersebut dilakukan di Restoran Cengkih Jinten, Renon, Denpasar, Sabtu (16/12) malam.

Berdasarkan pantauan Tribun Bali, beberapa petinggi parpol tersebut hadir dalam pertemuan maraton yang berlangsung selama lima jam itu.

Mereka adalah Ketua DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali-Nusra, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra alias Gus Adhi, Wakil Ketua DPD Golkar Bali, I Gusti Putu Wijaya, Ketua DPW NasDem Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa, Ketua DPD Gerindra Bali, Ida Bagus Putu Sukarta, Wakil Ketua DPD Demokrat Bali, Nengah Pringgo, dan Ketua DPW PKS Bali, H. Mudjiono.

Ketua Koalisi Rakyat Bali (KRB), Anak Agung Bagus Adhi Mahendra mengatakan bahwa secara resmi koalisi ini dibentuk usai pertemuan yang dilaksanakan di Restoran Bendega, Denpasar, Kamis (14/12) lalu.

"Sesuai dengan hasil kesepakatan gabungan parpol yang dilaksanakan pada tanggal 14 lalu, kami gabungan lima parpol ini sepakat bergabung dalam Koalisi Rakyat Bali," katanya dalam jumpa pers usai acara.

Menurutnya, biasanya yang terjadi di Bali adalah kandidat sudah ada baru melahirkan koalisi. Sementara kali ini koalisi lahir terlebih dahulu baru menghasilkan paket pemimpin.

"KRB sepakat dengan acuan melalui survei yang dilaksanakan oleh LSI yang kredibel. Hasilnya gemilang. Kami bersepakat dengan seluruh anggota partai koalisi untuk mendatangi Sudikerta dan Rai Mantra untuk kami mohon kesedian figur tersebut menjadi pasangan calon untuk menjadi peserta Pilgub 2018. Kami mendatangi beliau sekitar tanggal 22 Desember. Setelah itu baru urus rekomendasi. Karena ini amanah rakyat Bali, kami mohon jiwa negarawannya beliau untuk membangun Bali lebih baik dari sekarang," ujarnya.

Kedua kandidat yang akan diusung tersebut merupakan hasil dari kesepakatan koalisi dengan survei yang ilmiah.

"Hasil survei paket Dharma-Kerta jauh mengungguli paket lainnya yang sudah jadi yaitu paket I Wayan Koster-Cokorda Oka Arta Ardhana Sukawati (Koster-Ace)," ujarnya.

Ketua DPW NasDem Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa, mengatakan bahwa KRB ini terbuka bagi semua parpol yang belum menentukan sikap di Pilgub Bali 2018. Bahkan, pihaknya mengaku akan mengajak beberapa parpol seperti Hanura, PKPI, dan Perindo untuk bergabung dalam KRB.

"Kami akan mengajak kembali Hanura, PKPI, dan Perindo. Kami sudah hubungi karena mendadak belum dapat hadir," tegasnya.

Gunastawa juga membantah bahwa pihaknya meninggalkan parpol-parpol tersebut. "Kami membuka pintu kepada semua parpol. Bukan meninggalkan," terangnya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Komang Agus Ruspawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved