Sudikerta Tak Mau Turun Kelas, Paket Dharma-Kerta Gagal?

Sudikerta tidak mau turun kelas menjadi Cawagub dipasangkan dengan IB Rai Dharmawijaya Mantra

Sudikerta Tak Mau Turun Kelas, Paket Dharma-Kerta Gagal?
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Penyerahan tiket rekomendasi Cagub oleh DPP Golkar yang diberikan kepada Wakil Gubernur yang juga Ketua DPD I Golkar Bali, Ketut Sudikerta di Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Rabu (24/5/2017). 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR- Ketua Golkar Bali yang juga Wagub Bali, Ketut Sudikerta masih bertahan untuk tetap menjadi Cagub di Pilgub 2018.

Sudikerta tidak mau turun kelas menjadi Cawagub dipasangkan dengan IB Rai Dharmawijaya Mantra seperti yang dirancang KRB (Koalisi Rakyat Bali).

"Saya sendiri sebagai calon yang sudah direkomendasi dari Golkar. Saya mengatakan, diri saya tetap maju untuk melanjutkan daripada program-program Bali Mandara tersebut, sebagai nomor satu, sebagai calon gubernur," tegas Sudikerta saat jumpa pers di Sector Bar, Sanur, Denpasar, Jumat (22/12) lalu.

Bahkan, ia mengaku rekomendasi untuk dirinya dari DPP Golkar tidak akan berubah meski terjadi pergantian ketua umum dari Setya Novanto kepada Airlangga Hartarto.

Dalam Munaslub Golkar awal pekan lalu di Jakarta, rekomendasi sebagai Cagub tersebut juga tidak berubah.

"Yang terjadi perubahan ialah Jabar, dan itu disepakati bersama," paparnya.

Namun begitu, Sudikerta menyerahkan kepada masyarakat Bali terkait langkahnya di Pilgub 2018.

"Kemarin saya turun kemana-mana dibilang sebagai Gubernur, dan saya terserah masyarakat," terangnya.

Mengenai KRB yang dimotori Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS, dan NasDem, ingin menduetkan Rai Mantra-Sudikerta (Dharma-Kerta), Sudikerta membenarkan hal itu.

Hanya saja, saat ini koalisi tersebut masih mencari formula yang tepat untuk Pilgub Bali 2018.

Halaman
123
Penulis: Ragil Armando
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved