Berita Banyuwangi

Munculkan Ide Kreatif, Banyuwangi Pamerkan Inovasi Desa

Pemkab Banyuwangi menggelar bursa inovasi desa di Gedung Wanita Paramitha Kencana, Kamis (28/12/2017).

Munculkan Ide Kreatif, Banyuwangi Pamerkan Inovasi Desa
Istimewa/Surya
Staf Ahli, Heru Santoso, saat meninjau salah satu stan bursa 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi menggelar bursa inovasi desa di Gedung Wanita Paramitha Kencana, Kamis (28/12/2017).

Bursa ini diikuti 21 Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) yang menampilkan beragam inovasi desa masing-masing. Meliputi, inovasi bidang kewirausahaan, infrastruktur, dan SDM.

Staf ahli bidang hukum, pemerintahan dan pembangunan Pemkab Banyuwangi, Heru Santoso, mengatakan bursa inovasi desa merupakan ajang penyebaran dan pertukaran ide-ide kreatif dan inovasi masyarakat desa.

Kegiatan ini, digelar untuk mengajak setiap desa menciptakan inovasi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Inovasi itu penting untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan membangun kemandirian desa. Maka kami dorong setiap desa agar lebih kreatif menciptakan inovasi sesuai dengan potensi sumber daya yang ada di desanya,” kata Heru.

Heru berharap agar kepala desa semakin inovatif mengembangkan potensi desanya.

"Di sini, para kepala desa bisa bertukar pikiran dan melihat inovasi desa-desa yang lain. Bahkan, bisa langsung mereplikasi inovasi yang mereka anggap bagus dan cocok dikembangkan di desanya,” kata Heru.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Zen Kostolani, menyampaikan bursa inovasi desa ini digelar hanya satu hari. Kegiatan ini, diikuti 21 TPID yang mewakili 21 kecamatan di Banyuwangi.

“Ada empat kecamatan yang tidak ikut karena belum membentuk TPID. Yaitu Kecamatan Licin, Kalipuro, Blimbingsari dan Kecamatan Banyuwangi,” terang Zen.

Masing-masing TPID, lanjut dia, menampilkan inovasi setiap desa yang ada di wilayahnya. Inovasi tersebut, dibagi menjadi tiga bidang utama. Pertama, bidang kewirausahaan. Seperti, inovasi kampung primitif dari TPID Kecamatan Gambiran.

Dan, inovasi pembuatan Kecap Asin dari TPID Kecamatan Muncar. Kedua, bidang infrastruktur. Seperti, Inovasi Jambu Air (Jamban Bersama Untuk Masyarakat Bersinar) dari TPID Kecamatan Singojuruh.

“Ketiga, bidang SDM. Diantaranya, inovasi Gentong Seribu (Gerakan Gotong Royong Seribu Sedekah) dari TPID Kecamatan Sempu,” kata Zen.

Kegiatan ini dihadiri seluruh kepala desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa se-Banyuwangi. Serta, para pendamping desa tingkat Kabupaten hingga desa.(haorrahman)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved