Pilgub Bali 2018

Idrus Yakin Sudikerta Tak Tonjolkan Egonya

Golkar dan kelima partai juga berpikir bagaimana dapat bersatu membentuk satu koalisi dan kemarin dilakukan satu deklarasi KRB.

Idrus Yakin Sudikerta Tak Tonjolkan Egonya
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta saat ditemui di gedung wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (6/6). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, angkat bicara mengenai pasangan Rai Mantra - Ketut Sudikerta yang diusung, Sabtu (30/12/2017) kemarin oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang terdiri dari 6 parpol yakni Golkar, Demokrat, Gerindra, NasDem, PKS, dan PBB.

“Prinsip kita adalah mengedepankan bahkan mengutamakan kader, apalagi di Bali ini ada Ketut Sudikerta sebagai Ketua DPD Golkar Bali. Dari awal kita sebenarnya menginginkan saudara Sudikerta adalah nomor satu. Tetapi tentu kita ingin memenangkan pilkada itu sendiri, dan kita bertanya kepada rakyat melalui lembaga-lembaga survei yang ada. Berdasarkan pemantauan kita dari hasil survei dan pemetaan, Rai Mantra cukup siginifikan memiliki elektabilitas yang berkembang sangat luar biasa,” ungkap Idrus di Ulam Restaurant Nusa Dua, Sabtu (30/12/2017).

Baca: Resmi, Koalisi Rakyat Bali Usung Mantra-Kerta, Golkar Tegaskan Tetap di KRB

Ia menambahkan selain faktor survei itu, Golkar dan kelima partai juga berpikir bagaimana dapat bersatu membentuk satu koalisi dan kemarin dilakukan satu deklarasi KRB.

Apabila partai-partai ini bersatu, menurut Idrus, maka tentu peluangnya jauh lebih besar untuk memenangkan pertarungan daripada ada lebih dari dua pasangan yang bertarung di Pilgub.

Kata Idrus, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto memberikan arahan agar opsi untuk memilih pasangan calon di Pilgub Bali dapat mempersatukan partai-partai yang ada.

“Dalam dua atau tiga hari ke depan hasil deklarasi KRB tersebut akan ditindaklanjuti, ya sebelum tanggal 5 Januari 2018. Pada tanggal 5 nanti kita sudah mengundang seluruh pasangan calon yang diusung oleh Partai Gokar se-Indonesia dari 170 daerah yang akan melakukan pilkada. Kita harapkan sebelum itu kita sudah membuat satu surat keputusan tentang pasangan calon yang diusung secara bersama-sama dari partai-partai politik yang ada dalam Koalisi Rakyat Bali,” paparnya.

Idrus yakin Sudikerta sebagai kader militan Golkar dari Bali sudah banyak berkorban di partai.

Dan kalau memang pasangan Mantra-Kerta yang akhirnya menjadi keputusan dari Golkar serta koalisi partai yang ada , maka itu berarti untuk kesekian kalinya Sudikerta berkorban demi kepentingan bersama dan rakyat Bali.

“Pak Sudikerta sudah banyak berkorban bagi partai dan saya yakin kali ini beliau juga dapat berkorban lagi. Dan beliau tidak akan mementingkan kepentingan pribadi atau egonya,” tegas Idrus.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved