Malam Pergantian Tahun, Satu Warga Badung Jadi Korban Letusan Petasan Dilarikan ke RSUP Sanglah

Pria yang beralamat di jalan Poh Gading III, nomor 4 Jimbaran, Kuta Selatan tersebut menjadi korban ledakan petasan pada malam pergantian tahun baru

Malam Pergantian Tahun, Satu Warga Badung Jadi Korban Letusan Petasan Dilarikan ke RSUP Sanglah
(Ilustrasi) Ledakan petasan hampir kena orang (Facebook) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - RSUP Sanglah Denpasar menerima satu pasien korban petasan saat perayaan malam tahun baru 2018.

Pasien tersebut diketahui bernama Toni (32), rujukan dari RSUD Udayana, Jimbaran, Badung, Kuta Selatan.

Pria yang beralamat di jalan Poh Gading III, nomor 4 Jimbaran, Kuta Selatan tersebut menjadi korban ledakan petasan pada malam pergantian tahun baru, Minggu (31/12/2017).

Saat Tribun Bali bertandang ke ruang IGD, pasien tersebut dilaporkan sudah pulang karena hanya mengalami luka ringan.

Kasubbag Humas RSUP Sanglah, Denpasar, I Ketut Dewa Kresna saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menerima satu pasien korban petasan.

Pasien tersebut merupakan rujukan dari RSUD Udayana, Jimbaran, Badung, Kuta Selatan.

Setelah tiba di ruang IGD RSUP Sanglah dan mendapat penanganan medis, pasien tersebut pun diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan.

"Ya, kami menerima satu pasien korban ledakan petasan. Tapi pasien tersebut sudah pulang karena lukanya gak parah, "ujar Dewa Kresna saat dikonfirmasi Tribun Bali, Senin (1/1/2018).

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, berdasarkan catatan medis di ruang IGD, pasien tersebut dirujuk ke RSUP Sanglah dengan luka pada tangan bagian kanan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di rumahnya sekitar pukul 22.00 Wita menjelang puncak perayaan malam tahun baru.

Kala itu, menjelang puncak perayaan malam tahun baru 2018, Toni sedang memegang petasan.

Petasan yang sudah dihidupkan tersebut tiba-tiba meledak di genggaman tangannya.

Akibat ledakan petasan tersebut, Toni mengalami luka pada tangan kanannya.

"Saya kurang tahu persis karena saat dirujuk kesini bukan piket jaga saya. Kalau berdasarkan catatan kami hanya luka ringan. Makanya dia (korban) sudah pulang. Kayanya luka terbuka dan cuma dijahit saja, "ujar seorang petugas IGD RSUP Sanglah yang enggan disebutkan namanya. (*)

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved