Menpora: Banyuwangi Contoh Pengelolaan Olahraga di Daerah

Menpora Nahrawi mengatakan Banyuwangi tanpa dibantu dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bisa menggelar ITdBI

Menpora: Banyuwangi Contoh Pengelolaan Olahraga di Daerah
Surya/Istimewa
Menpora, Imam Nahrawi, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengatakan, Banyuwangi bisa menjadi contoh pengelolaan olahraga bagi daerah.

"Banyuwangi bisa menjadi contoh bagi daerah lain, bagaimana cara berinovasi dan mengelola olahraga," kata Nahrawi, saat ditemui di Vila Solong Banyuwangi, Senin (1/1).

Nahrawi mengatakan Banyuwangi tanpa dibantu dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bisa menggelar kejuaraan berskala internasional, seperti International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), dan lainnya. Bahkan ITdBI rutin digelar hingga tahun keenam.

"Banyuwangi tanpa mendapat bantuan APBN saja, mereka bisa. Ini menunjukkan inovasi mampu memanfaatkan segala potensi yang ada," kata Nahrawi.

Selain inovasi, menurut Nahrawi, Banyuwangi memiliki kemauan yang kuat untuk mengembangkan olahraga.

"Banyuwangi memiliki inovasi dan kemauan kuat. Ini yang patut dicontoh oleh daerah lainnya," kata menteri asal Madura itu.

Selain inovasi dan kemauan, faktor lainnya adalah peran serta masyarakat Banyuwangi.

Bagaimana masyarakat turut berperan aktif dalam mendukung pengembangan olahraga.
"Banyuwangi telah membuktikan bisa menggali potensi yang ada," kata Nahrawi.

Banyuwangi telah berkali-kali menggelar kejuaraan yang tidak mengandalkan APBN.

Seperti ITdBI yang diikuti oleh pembalap dari berbagai negara.

Halaman
12
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved