Bukaloka Tingkatkan Paket Tour Bali dengan Libatkan Driver

Driver yang bergabung di Bukaloka sudah mencapai 1.470 driver yang akan mempromosikan perusahaan mereka dengan cara online

Bukaloka Tingkatkan Paket Tour Bali dengan Libatkan Driver
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Diskusi yang digelar Bukaloka bersama beberapa driver paket tour di Bali, yang dilaksanakan di Gedung PLUT-KUMKM Bali, Jalan Raya Sesetan No 250 Denpasar, Bali, Sabtu (6/1/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Manajemen Bukaloka.com mengajak driver Bali untuk meningkatkan penjualan paket tour secara online di tahun 2018 dalam pertemuan di Gedung PLUT-KUMKM Bali, Jalan Raya Sesetan No 250 Denpasar, Bali, Sabtu (6/1/2018).

Dalam pertemuan tersebut hadir Aditya Santana yang merupakan narasumber sekaligus CEO Bukaloka.com.

Sekitar 60 driver di Bali yang ikut bergabung pada Bukaloka diajak berdiskusi untuk meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pada kegiatan tersebut diinformasikan ke seluruh driver yang menjual wisata Bali, dengan tujuannya untuk meningkatkan penjualan paket tour di Bali dan meningkatkan informasi-informasi bahwa perusahaan di Bali tetap aman begitu juga tempat wisata.

Aditya Sentana yang merupakan pendiri Bukaloka menyatakan, driver yang bergabung di Bukaloka sudah mencapai 1.470 driver yang akan menjual atau mempromosikan perusahaan mereka dengan cara online.

Banyak jenis pelayanan yang diberikan seperti sewa hotel, tiket pesawat, jasa sewa mobil yang juga termasuk tour travel.

"Kita akan memberdayakan UMKM untuk jualan online. Kebetulan data perusahaan, driver itu banyak yang ikut bergabung karena kita punya platform driver. Di tahun 2018 ini fokus untuk membantu driver, yang menjual pariwisata ke Bali. Driver ini kita kumpulkan yang merupakan pengguna-pengguna pariwisata yang ada di Bali," katanya.

Dia mengatakan, pada tahun 2018 ini akan fokus meningkatkan penjualan paket tour di Bali. Hal ini karena melemahnya kunjungan pariwisata akibat dampak erupsi Gunung Agung.

"Kita membuat resolusi bersama pengguna, yang notabene menjual paket tour Bali untuk meningkatkan kondisi Bali agar kembali normal," jelasnya.

Bukaloka yang berdiri tahun 2016 kemarin yang dilaunching 9 November bersama Wali Kota Denpasar sudah diikuti pengguna yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia.

Bukaloka didirikan langsung oleh anak muda Bali dengan meningkatkan kreativitasnya dalam penjualan online di seluruh Indonesia.

Penjualan paket tour tersebut dibuatkan sistem baru pada tampilan di Bukaloka. Dalam penambahan paket tour, driver tour diberi penjelasan mengenai pengisian form yang terdapat pada halaman Bukaloka, dengan mengisi jenis paket tour, alamat serta nominal yang ingin dipromosikan pada masing-masing jenis paket tour.

"Sekarang sudah semakin gampang. Tinggal download aplikasinya di Play Store, dan hanya membuat account di Bukaloka. Maka dari itu, akan mendapatkan website secara gratis dan mereka bisa berjualan secara online," tegasnya.

Untuk berjualan di Bukaloka, pengguna harus mengisi data yang telah disediakan. Semua driver yang menggunakan website tersebut akan dibantu dalam dunia marketing dan memasarkan secara online.

"Mereka kita carikan tamu. Kita buatkan program promosi juga secara otomatis. Jika mereka mendapatkan tamu, nanti dipotong komisi oleh Bukaloka di tahun 2018 sebanyak 10%. Kita inginkan lebih bagus lagi. Jadi pemotongan di setiap transaksi, bukan dari setiap tamu. Bisa dibilang satu invoice yang dimiliki driver itu kita potong 10%," tuturnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved