Hendak Pergi ke Kanada, Frederich Yunadi Dikejar Petugas Imigrasi, Paspornya Diambil

Mantan pengacara Setya Novanto,Fredrich Yunadi, dicegah berpergian ke luar negeri oleh pihak Imigrasi.

Hendak Pergi ke Kanada, Frederich Yunadi Dikejar Petugas Imigrasi, Paspornya Diambil
Tribunnews.com / Gita Irawan
Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi 

TRIBUN-BALI.COM — Mantan pengacara Setya Novanto,Fredrich Yunadi, dicegah berpergian ke luar negeri oleh pihak Imigrasi.

Pencegahan tersebut diajukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penyelidikan dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dengan tersangka Setya Novanto.

Bagaimana respons Fredrich Yunadi atas pencegahan ini?

Fredrich enggan memberikan tanggapan langsung. Pengacara yang tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) itu menyerahkan masalah ini kepada organisasi tempatnya bernaung. 

Baca: Kasus Menghalangi Penyidikan Terhadap Novanto Berlanjut, Mantan Pengacara Jadi Tersangka?

"Silakan hubungi langsung Ketua Tim Hukum DPN (Dewan Pimpinan Nasional) Peradi, ya. Sudah diserahkan ke induk organisasi," kata Fredrich lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (10/1/2018).

Secara terpisah, Ketua Tim Hukum DPN Peradi Sapriyanto Refa membenarkan Fredrich meminta bantuan kepada Peradi.

Menindaklanjuti permintaan Fredrich, Peradi membentuk tim.

"Ya, Pak Yunadi minta, bukan hanya pencekalan ini, melainkan juga persoalan di KPK dia minta bantuan ke DPN Peradi karena dia adalah anggota Peradi," ujar Sapriyanto.

Gagal ke Kanada

Dia mengatakan, kejadian ini berawal pada 14 Desember 2017. Ketika itu, Fredrich mendatangi Imigrasi untuk mengecek apakah dirinya masuk dalam daftar pencegahan Imigrasi atas permintaan KPK.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved