Memprihatinkan, 2 Kasus Asusila Menimpa Siswi SMP di Bali, Ini yang Dibutuhkan Remaja

Pertama di Denpasar seorang siswi SLTP (SMP) video call mesum dengan pacarnya yang berujung laporan ke polisi.

Memprihatinkan, 2 Kasus Asusila Menimpa Siswi SMP di Bali, Ini yang Dibutuhkan Remaja
net
Ilustrasi asusila 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Belakangan ini di Bali ada dua kasus asusila yang memprihatinkan dengan korbannya masih remaja.

Pertama di Denpasar seorang siswi SLTP (SMP) video call mesum dengan pacarnya yang berujung laporan ke polisi.

Kedua, remaja siswi SLTP yang tewas setelah melakukan hubungan laiknya suami istri.

Peristiwa ini sungguh sangat memprihatinkan dan seharusnya menjadi pembelajaran bagi kita untuk mulai terbuka dalam berbicara mengenai reproduksi.

Selama ini ketika kita bicara tentang pendidikan seks usia dini selalu dikonotasikan negatif.

Padahal ini lebih pada persoalan tentang pendidikan pengenalan kesehatan reproduksi.

Ini sangat penting bagi usia remaja untuk diedukasi sehingga mereka mendapatkan informasi yang benar dari sumber yang benar dan tepat, bukan dari sumber yang tidak jelas.

Dalam Undang Undang Kesehatan jelas disebutkan bahwa remaja harus mendapatkan edukasi, informasi, dan layanan kesehatan termasuk kesehatan reproduksi.

Apabila upaya edukasi dan penyediaan informasi yang didapat dari sumber yang benar ini dilakukan maka mereka akan jelas bisa memahami secara benar bagaimana fungsi alat reproduksi dan apa dampak/akibat apabila melakukan hubungan seksual terlalu dini. 

Dalam Undang Undang Kesehatan itu juga dijelaskan bahwa pendidikan kesehatan ini bisa didaparkan di sekolah dan di luar sekolah.

Maka dari itu akan jauh akan lebih baik lagi kalau ini bisa dilakukan dengan lebih sistematis misalnya dengan memasukkan pengetahuan reproduksi ini dalam kurikulum pendidikan. (*)

News Analysis: Komisioner KPPAD BALI, Ni Luh Gede Yastini

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved