Ini Penyebab Pria Tabanan Tewas Terbujur Kaku di Kebun, Keluarga Telah Mengakui Hal Ini

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Pupuan AKP IB Mahendra. Ia menyebutkan, pihak keluarga tidak melakukan autopsi.

Ini Penyebab Pria Tabanan Tewas Terbujur Kaku di Kebun, Keluarga Telah Mengakui Hal Ini
Tribun Bali / I Made Argawa
Proses penguburan I Kadek Ugrasena du Banjar Mekar Sari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali (25/1/2018). Pria 38 tahun itu ditemukan tewas di kebunnya oleh istrinya. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kasus tewasnya I Kadek Ugrasena (38) di Banjar Mekar Sari,  Desa Pujungan,  Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali pada Rabu (24/1/2018) disimpulkan oleh pihak kepolisian karena sakit jantung.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Pupuan AKP IB Mahendra.

Ia menyebutkan, pihak keluarga tidak melakukan autopsi.  

"Keluarga tidak melakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut dengan iklas karena korban diduga sakit, " katanya,  (25/1/2018).

Baca: Seorang Istri Di Tabanan Syok, Dalam Suasana Gelap, Suaminya Yang Pamit Ke Kebun Malah Terbujur Kaku

Petugas Kepolisian Polres Jembrana dan Polsek Pekutatan tengah melangsungkan olah TKP di sekitar jasad korban, I Wayan Kandi yang sebelumnya sempat menghilang dari rumahnya hingga akhirnya ditemukan tewas di hutan Banjar Bading Kayu, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Bali, Kamis (25/1/2018).
Petugas Kepolisian Polres Jembrana dan Polsek Pekutatan tengah melangsungkan olah TKP di sekitar jasad korban, I Wayan Kandi yang sebelumnya sempat menghilang dari rumahnya hingga akhirnya ditemukan tewas di hutan Banjar Bading Kayu, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Bali, Kamis (25/1/2018). (Istimewa)

Disebutkan juga,  pihak keluarga telah ke polsek dan membuat pernyataan tersebut.

Selain itu,  AKP Mahendra menuturkan,  keterangan pihak keluarga,  jika korban gemar mengkonsumsi minuman keras. 

"Sehingga mungkin hal itu yang bisa menyebabkan sakit jantung sehingga meninggal, " jelasnya.

Untuk penguburan sudah dilakukan pada Kamis (25/1/2018) sekitar pukul 12.30 wita di setra setempat. 

"Tadi siang sudah dikuburkan," terang AKP Mahendra. 

Halaman
12
Penulis: I Made Argawa
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved