Dituding Gelapkan Dana Rp 16,1 Miliar, Ketua Kadin Bali Sebut 'Teman Makan Teman'

Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, angkat bicara terkait laporan dugaan penggelapan dana sebesar Rp 16,1 miliar yang dilayangkan pengusaha Sutrisno

Dituding Gelapkan Dana Rp 16,1 Miliar, Ketua Kadin Bali Sebut 'Teman Makan Teman'
Istimewa
Alit Wiraputra (no. 2 dari kiri) dalam konferensi pers Senin (30 /1) di Denpasar menunjukkan rincian aliran dana rencana proyek penataan Pelabuhan Benoa sekaligus membantah adanya penggelapan dana 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sembari menunjukkan daftar aliran dana pengurusan proyek penataan dan pengembangan Pelabuhan Benoa, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, angkat bicara terkait laporan dugaan penggelapan dana sebesar Rp 16,1 miliar yang dilayangkan pengusaha Sutrisno Lukito Disastro ke Polda Bali.

Dalam siaran persnya di Denpasar, Selasa (30/1), Alit membantah keras dugaan penggelapan dana tersebut.

Pelaporan dugaan penggelapan ini berawal dari kesepakatan pelaksanaan pengembangan atau reklamasi Pelabuhan Benoa.

Kuasa hukum pelapor, Agus Sudjoko, menyatakan kesepakatan itu berkaitan dengan pengurusan izin.

Di antaranya meliputi izin prinsip Gubernur Bali, izin prinsip Pelindo III, analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dan hubungan dengan LSM dan masyarakat setempat.

"Awal mula kesepakatan ini pada 26 Januari 2012 lalu," kata Agus Joko saat dihubungi Tribun Bali melalui telepon selulernya, Selasa kemarin.

Namun Alit menegaskan, tidak ada penggelapan dana seperti dituduhkan pelapor.

Menurutnya, semua pertanggungjawaban sudah jelas diketahui jajaran direksi dan komisaris PT Bangun Segitiga Mas selaku perusahaan yang rencananya akan melakukan penataan dan pengembangan di Pelabuhan Benoa.

“Saya tegaskan tidak ada penggelapan dana sebesar Rp 16,1 miliar. Semua dana itu sudah ada pertanggungjawaban secara jelas dan diketahui jajaran direksi serta komisaris,” tegas Alit.

Dijelaskan, pelapor Sutrisno Lukito dengan Alit berada di satu perusahaan yang sama yakni PT Bangun Segitiga Mas (BSM).

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved