Terungkap, Alasan Dokter 'R' dari National Hospital Masukan Jari ke Bagian Intim Calon Perawat

Dalam perkara dugaan pelecehan seksual terhadap calon perawat, pria itu dicecar sebanyak 55 pertanyaan.

Terungkap, Alasan Dokter 'R' dari National Hospital Masukan Jari ke Bagian Intim Calon Perawat
Surya/anas miftakhudin
Dokter R (kanan) didampingi pengacaranya saat keluar dari ruangan penyidik Polda Jatim. 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Dokter R yang bekerja di Rumah Sakit (RS) National Hospital diperiksa selama 5 jam oleh penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa (30/1/2018).

Dalam perkara dugaan pelecehan seksual terhadap calon perawat, pria itu dicecar sebanyak 55 pertanyaan.

Dokter ini datang ke Ditreskrimum Polda Jatim sekitar pukul 11.15 WIB didampingi tiga pengacara, di antaranya Sahrul Borman SH.

 
Lelaki yang masih lajang itu baru keluar ruangan sekitar pukul 17.47 WIB.

Ketika keluar dari pintu utama gedung Ditreskrimum Polda Jatim, terperiksa mengenakan kaos berkerah hijau tosca.

Wajahnya ditutup masker hijau dan topi putih.

Begitu ditodong pertanyaan oleh para wartawan, pria itu langsung meminta wartawan bertanya ke kuasa hukumnya.

"Silakan tanya ke kuasa hukum saya saja," ujar dr R sambil didampingi seorang pengacara perempuan menuju mobil yang sudah standby di halaman gedung Ditreskrimum Polda Jatim.

Kuasa hukum dokter R, Sahrul Borman SH, menjelaskan apa yang dilakukan kliennya sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

"Dokter R memeriksa sudah sesuai prosedur dan klien kami juga mendapat surat untuk memeriksa calon perawat yang akan bekerja di RS National Hospital," tuturnya.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved