TERUNGKAP, Motif 9 Orang Sekap WN Bulgaria di Sebuah Vila Kuta Hingga Tuntut Ini Pada Duta Besar

Korbannya warga negara Bulgaria, George Jordanov (47). Bahkan pria asal Sofia Bulgaria itu disekap hingga tiga hari

Tribun Jogja
Ilustrasi 

Dikatakan, modus operandi kriminal terus meningkat. Entah pelakunya orang lokal atau asing. “Sekarang sudah macam-macam modus kriminalnya, mulai dari penipuan, penyekapan, pelecehan, dan sebagainya,” ujar Rai Suryawijaya.

Ia tak memungkiri, adanya tindakan kriminal di Bali yang belakangan banyak menjerat wisman dimungkinkan karena penerapan free visa.

“Kan ada 168 negara free visa arrival ke Indonesia, tentu ada sisi baik dan buruknya. Seperti mungkin ada oknum kriminal yang masuk ke Indonesia dan Bali,” tandasnya.

Hal inilah yang kerap sulit dijaring, seperti banyaknya backpacker dan sebagainya termasuk oknum wisman yang nakal.

“Tapi sepanjang interpol tidak menginformasikan, tentu sulit mendeteksinya lebih awal. Sehingga dengan bebas visa ini, saringan untuk wisman masuk ke Indonesia khususnya Bali harus diperkuat," katanya.

Secara spesifik, ia menyebutkan wisman Bulgaria pada dasarnya adalah turis mapan.

Sebab secara ekonomi Bulgaria cukup maju, dengan penduduk yang merata juga maju.

 “Negara-negara di Eropa kan memang sebagian besar ekonominya cukup maju, dan mereka memang suka travelling,” katanya.

Rata-rata length of stay atau lama tinggal wisman Eropa adalah dua minggu dengan spending money 200 dolar per hari.

“Untuk itu kami mengimbau pihak keamanan harus bertindak tegas serta diusut tuntas sesuai aturan dan diberikan efek jera,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved