Serba Serbi

Kepercayaan Bali: Jika Bau Tanah Seperti Ini, Jangan Sekali-kali Ditempati

Arah selatan dikaitkan dengan posisi negatif secara niskala akan cenderung menarik hal-hal yang sifatnya penestian

Kepercayaan Bali: Jika Bau Tanah Seperti Ini, Jangan Sekali-kali Ditempati
Net
Ilustrasi rumah khas Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- “Iti asta kosali pengalihan karang angge karang paumahan apang tan kena gering eling akena pidartania,” begitulah Putu Eka Guna Yasa, staf Kajian Lontar Universitas Udayana ketika membaca lontar Bhama Kertih yang berkaitan dengan penentuan karang untuk membangun rumah

Lalu ia menterjemahkan kalimat tersebut: Inilah asta kosali pengalihan karang untuk pekarangan rumah agar tidak kena penyakit, ingatlah ajaran-Nya. 

“Yan karang tegeh ring pascima ayu nemu laba sang ngumahin”

Apabila tanah yang ditempati tinggi di sebelah barat, yang menempati akan menemukan keberuntungan dan ayu. 

“Karang tegeh ring purwa tan pegat kageringan sang ngumahin”

“Kalau karang itu tinggi di timur, orang yang menempati tidak henti-hentinya terkena penyakit,” kata Guna menerjemahkan.

“Yan karang seng uttara, ayu sawetuning pianaknia, cucunia, tan kurang bhoga sang ngumahin”

Apabila karang itu miring ke utara, apabila telah melahirkan anak dan cucu tidak akan kekurangan makanan orang yang menempatinya. 

“Yan karang seng daksina tan pegat kageringan, galakin Desti”

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved