Dari Anti Galau Sampai Mencegah Kanker, Berikut Manfaat dari Si Biji Kecil Ini
Si biji kecil yang manis dan banyak akan manfaat untuk kesehatan serta tubuh.
Penulis: Vita Nabdiyana | Editor: Vita Nabdiyana
TRIBUN-BALI.COM - Siapa sih yang tidak tahu cokelat?
Dari mulai orang tua dan anak kecil pasti tahu cokelat.
Rasanya yang manis tentu membuat banyak orang suka dengan cokelat.
Namun sebenarnya rasa asli dari cokelat itu sendiri adalah pahit.
Kakao (Theobroma cacao L.) adalah pohon budidaya di perkebunan yang berasal dari Amerika Selatan.
Namun sekarang kakao ditanam di berbagai kawasan tropika.
Dari biji tumbuhan ini dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat.
Bunga kakao, sebagaimana anggota Sterculiaceae lainnya, tumbuh langsung dari batang (cauliflorous).
Biji Kakao adalah bahan utama pembuatan bubuk kakao.
Bubuk kakao adalah bahan dalam pembuatan kue, es krim, makanan ringan, susu, dan lain-lain.
Dalam bahasa keseharian masyarakat kita menyebutnya cokelat.
Karakter rasa cokelat adalah gurih, dengan aroma yang khas sehingga disukai banyak orang khususnya anak-anak dan remaja.
Buah muda berwarna hijau atau merah dan berubah menjadi kuning atau oranye setelah masak.
Jadi jangan salah ya guys, buah coklat yang sudah matang justru warnanya kuning atau oranye bukan merah.
Banyak proses yang dilalui sampai akhirnya cokelat sampai ke tangan konsumen dengan rasa yang manis.
Dikutip dari wikipedia, cokelat adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (theobroma cacao).
Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman, walaupun dipercaya bahwa dahulu cokelat hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan.
Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan di hari raya.
Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai pernyataan cinta.
Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia.
Selain dikonsumsi paling umum dalam bentuk cokelat batangan, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.
Lalu apa saja sih manfaat cokelat?
Manfaat Cokelat untuk Kesehatan dan Kecerdasan
Jangan makan coklat, nanti giginya berlubang loh atau nanti tambah gendut loh dan semacamnya.
Tapi jangan salah.
Itu adalah pandangan yang keliru.
Banyak pandangan umum yang bilang kalau cokelat berdampak buruk bagi kesehatan maupun penampilan
Padahal berdasarkan banyak penelitian telah ditemukan banyak manfaat yang terkandung dalam cokelat.
Manfaat cokelat mulai dari segi kesehatan, penampilan bahkan sampai kecerdasan otak.
Salah satu manfaat cokelat yang mengandung unsur sejenis flavanoid, berfungsi sebagai anti oksidan dan membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh.
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat cokelat hitam baik untuk kesehatan otak.
Para peneliti di Johns Hopkins University menemukan bahwa cokelat dapat melindungi sel saraf otak dari kerusakan saat terjadi serangan stroke.
Manfaat dari cokelat hitam ini juga terbukti mampu meningkatkan memori otak.
Melawan Kanker.
Dari sumber The Asian Parent, beberapa penelitian telah menemukan bahwa manfaat cokelat sebagai salah satu makanan terbaik untuk melawan kanker.
Cara kerja cokelat dalam melawan kanker adalah dengan menghambat pembelahan sel dan mengurangi peradangan.
Selain itu coklat juga dapat membersihkan pembuluh arteri (nadi).
Penelitian telah menunjukkan bahwa salah satu manfaat cokelat yang kaya zat antioksidan mampu bekerja membersihkan plak di dinding arteri.
So, masih ragu konsumsi cokelat?
Menurunkan keseluruhan tingkat penyakit.
Hasil sebuah penelitian di Belanda terhadap 200 pria berusia diatas 20 tahun, menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi cokelat dalam kadar yang lebih banyak, baik berupa coklat susu maupun dark chocolate, cenderung dapat hidup lebih lama.
Manfaat cokelat telah dapat menurunkan keseluruhan tingkat penyakit yang diderita oleh para pria yang mengkonsumsi cokelat.
Sebagai bukti pendukung bahwa Jeanne Louise Calment salah satu orang tertua, yang hidup hingga mencapai usia 122 tahun telah memiliki resep panjang umur bahwa dia mengkonsumsi dark chocolate sebesar 2,5 pon dalam seminggu.
Banyak manfaat yang dihasilkan dari cokelat. Asalkan tidak berlebihan ya.
Menghilangkan Galau.
Nih buat yang lagi ngerasa galau.
Manfaat cokelat yang paling hits adalah sebagai anti depresan.
Kandungan serotonin di dalam cokelat berfungsi sebagai anti-depresan.
Selain itu manfaat cokelat dapat merangsang produksi hormon endorphin, yakni hormon yang dapat menciptakan perasaan bahagia dan senang.
Itulah kenapa banyak orang yang sedang merasa tertekan cenderung suka mengkonsumsi cokelat.
Tinggi Magnesium.
Dari sumber The Asian Parent, tanaman kakao sebagai bahan utama cokelat mengandung lebih tinggi magnesium dibandingkan dengan tanaman lain.
Magnesium merupakan mineral penting yang membantu dalam proses regulasi sistem pencernaan, saraf, dan kardiovaskuler.
Karena itu banyak orang yang mengalami kekurangan magnesium, disarankan untuk menambahkan dark chocolate dalam konsumsi harian mereka.
Itu tadi beberapa manfaat cokelat yang sudah Tribun Bali rangkum.
Masih ragu komsumsi cokelat?
Tapi ingat jangan sampai kebanyakan ya.
Karena apapun yang berlebihan tidak akan baik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kakao_20180210_154332.jpg)