Ingat Pasien Ngaku Dilecehkan Perawat? Keadaannya Kini Berbalik, W Justru Dilaporkan

Pasien wanita berinisial W itu diduga mengalami pelecehan seksual setelah menjalani operasi kandungan di rumah sakit tersebut.

Ingat Pasien Ngaku Dilecehkan Perawat? Keadaannya Kini Berbalik, W Justru Dilaporkan
Instagram
Pasien ngaku dilecehkan di National Hospital 

"Kami akan mengubah pernyataan di BAP yang mulanya tersangka mengakui melakukan pelecehan menjadi bahwa apa yang dilakukan hanya melepas sadapan elektrokardiografi di bagian dada pasien," kata Makruf Syah, kuasa hukum tersangka ZA saat dikonfirmasi, Selasa (6/2/2018).

Sesuai hasil sidang etik keperawatan Jawa Timur, lanjut Makruf, yang dilakukan ZA sesuai prosedur penanganan pasien pasca-operasi.

Dia juga berharap agar proses penyidikan dilaksanakan sesuai dengan standar operasional yang benar, yaitu tersangka didampingi kuasa hukum. 

"Barang buktinya juga yang sahih dan sudah dilakukan uji digital forensik," tuturnya.

Hasil kajian Majelis Kehormatan Perawat Jatim yang digelar Sabtu (3/2/2018) menyebutkan, ZA tidak melanggar kode etik keperawatan saat menangani pasien W pada 23 Januari lalu.

perawat cabul (kolase)

"ZA tidak melanggar kode etik keperawatan, artinya ZA tidak melakukan pelecehan seksual kepada pasiennya," kata Sekretaris Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Misutarno.

Pada 27 Januari lalu, ZA ditetapkan tersangka oleh Polrestabes Surabaya atas Pasal 290 KUHP tentang Pelecehan Seksual kepada Seseorang dalam Keadaan Tidak Sadar.

Ancaman hukumannya 7 tahun penjara.

Kasus tersebut diproses polisi setelah video ZA meminta maaf kepada pasien perempuan di National Hospital Surabaya. (*)

Berita ini sudah tayang di Sriwijaya Post dengan Judul: Memanas! Gantian Pasien yang Ngaku Diremas Dilaporkan, Ternyata Sebelum Rekam Minta Diginiin

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved