Pilgub Bali 2018

Polda Bali Jaga Ketat Rumah Paslon Pilgub Bali

Sebanyak 18 personel Direktorat Sabhara Polda Bali yang terlibat Ops Mantap Praja Agung-2018 disiagakan selama 24 jam.

Polda Bali Jaga Ketat Rumah Paslon Pilgub Bali
Istimewa
Petugas kepolisian melakukan penjagaan ketat di area rumah Paslon Gubernur dan Wakil Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali sudah menetapkan nomor urut bagi dua pasangan calon yang akan berlaga di Pilkada 2018.

Khususnya untuk Pilgub Bali, seiring dengan penetapan nomor urut itu, Polda Bali pun melakukan penjagaan ketat di rumah kedua pasangan calon.

Baik di rumah Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023.

Kasi Nego Ditsabhara Polda Bali, Kompol I Gusti Made Rai Sukawana selaku Kasubsatgas Pengamanan Tempat Tinggal Ops Mantap Praja Agung-2018, menyatakan dengan ditetapkannya paket KBS-Ace dan Mantra-Kerta, maka penjagaan pun dilakukan pihaknya.

Sebanyak 18 personel Direktorat Sabhara Polda Bali yang terlibat Ops Mantap Praja Agung-2018 disiagakan selama 24 jam.

"Kami juga melengkapi senjata laras panjang dan HT (Handy Talky)," ujarnya, Rabu (14/2) kemarin.

"Sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) pengamanan Pilkada serentak. Selain rumah, kami juga menjaga kantor KPU, Bawaslu, DPRD dan kantor Gubernur Bali," imbuhnya.

Menurutnya, bahwa kegiatan pengamanan merupakan salah satu kegiatan preventif untuk mengantisipasi hal-hal yang dapat menganggu kelancaran Pilkada serentak 2018 ini.

Selain memberikan jaminan keamanan, para polisi yang berjaga akan mengantisipasi seluruh aksi teror yang mungkin terjadi.

"Kami pastikan bahwa kami juga menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis. Semua anggota yang bertugas kami berikan pemahaman tentang tugas pokoknya. Mereka juga terus diingatkan, untuk selalu mentaati 13 pedoman sikap netralitas anggota Polri saat Pilkada serentak,” tegasnya.

Dan untuk kebutuhan makan dan minum para polisi, seluruhnya ditanggung anggaran pengamanan Pilkada Bali. Total anggaran pengamanan Pilkada yang disahkan DPRD Provinsi Bali mencapai Rp 50 Miliar. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved