Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Lion Air Dari Bali ke Manado Alami Delay Hingga 2 Jam, Para Penumpang Pasrah Menunggu

Keterlambatan bukan saja terjadi hari ini, kemarin juga terdapat tiga penerbangan Lion Air yang alami delayed keberangkatan.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Eviera Paramita Sandi
Istimewa
Ratusan penumpang nampak memadati ruang tunggu terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat (16/2/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ratusan penumpang nampak memadati ruang tunggu terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat (16/2/2018) siang dengan sabar menunggu kepastian keberangkatan pesawat yang akan ditumpanginya.

Satu diantaranya Yuhanna yang menunggu keberangkatan Lion Air JT 923 Bali-Manado transit Surabaya dengan jadwal 12.50 WITA, namun terjadi keterlambatan penerbangan atau delay.

"Katanya delay dua jam dari jadwal yang ada katanya kendala operasional jadi infonya baru bisa berangkat sekira pukul 14.50 WITA. Dikasih tahu kalau pesawat terlambat tiba di Bali nya," ucap Anna kepada Tribun.

Keterlambatan bukan saja terjadi hari ini, kemarin juga terdapat tiga penerbangan Lion Air yang alami delayed keberangkatan.

Diantaranya  Wings Air IW 1830 Denpasar-Labuan Bajo, Lion Air JT905 Denpasar-Bandung, serta kedatangan domestik Lion Air JT 568 Jogja-Denpasar.

Penjelasan Manajemen Lion Air

Pihak manajemen Lion Air menjelaskan kepada Tribun Bali, siang perihal keterlambatan penerbangan atau delayed yang dialami Lion Air kemarin di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

Corporate Communication Lion Air Group, Ramaditya Handoko mengatakan kondisi cuaca yang kurang baik di beberapa station (daerah) pada kemarin Kamis (15/2/2017) menyebabkan flow operasional sedikit memakan waktu lebih, sehingga berdampak terhadap rotasi penerbangan selanjutnya. 

"Untuk para pelanggan yang terkena dampak keterlambatan telah kami jalankan prosedur delay management sesuai dengan peraturan regulator yang berlaku," tambahnya.

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, faktor keselamatan adalah hal yang utama bagi kami untuk memastikan keamanan para pelanggan dalam penerbangan.(*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved