Ngopi Santai

Fans Bali United Harus Jaga Marwah Stadion Dipta

Sebesar apapun usaha untuk memisahkannya, sepak bola dan politik dua hal yang bertolak belakang namun masih saling membutuhkan.

Fans Bali United Harus Jaga Marwah Stadion Dipta
Tribun Bali
(Ilustrasi) Aksi Semeton Dewata, suporter Bali United dalam laga kedua Piala Presiden di Stadion Dipta Gianyar, Kamis (3/9/2015). Tim tuan rumah Bali United ditahan imbang Mitra Kukar 2-2.(Tribun Bali/Rizal Fanany) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sepak bola tak bisa jauh dari politik, bak benang kusut yang sulit terurai.

Sebesar apapun usaha untuk memisahkannya, sepak bola dan politik dua hal yang bertolak belakang namun masih saling membutuhkan.

Apalagi berbicara tentang sepak bola Indonesia. Nuansa Politik baik di dalam maupun luar stadion masih terasa.

Saat pecinta sepak bola ingin menendang jauh-jauh politik dari dunia sepak bola, malah Ketua Umum PSSI justru berpolitik maju menjadi salah satu calon Gubernur Sumatra Utara. 

Hal itu juga terjadi di sejumlah daerah yang memiliki basis suporter besar. Elit Politik  berlomba-lomba meraup suara dalam lingkungan suporter.

Baru-baru ini sempat viral video tentang Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bersama sekelompok Aremania  bernyanyi bersama sembari menyulut flare.

Akun Instagram partai berlambang Matahari ini meng-upload dan mengklaim secara sepihak bahwa Zulkifli bapak-e Arek Malang, namun cepat-cepat dibantah oleh salah satu aremania yang ikut bersama Zulkifli dalam video tersebut.

Hal serupa mungkin bisa terjadi dikalangan suporter Bali United, dengan massa yang sudah mulai berkembang menjadi besar, tak bisa dipungkiri peluang tersebut akan diambil oleh beberapa politikus untuk meraup suara semata yang akan maju dalam pilkada serentak. 

Suporter sepak bola berpotensi  terbawa arus politik karena mereka memiliki nilai jual yang tinggi.

Yah, Sepak bola sampai sekarang menjadi olahraga yang merakyat dan  magnet tersendiri yang bisa menjadi obyek kampanye para pasangan calon.

Halaman
12
Penulis: Rizal Fanany
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved