Operasi Sikat Agung di Denpasar, Ini Jadi Target Operasi Selama 21 Hari ke Depan

Hadi mengintruksikan pelaksanaan Operasi Sikat Agung harus berjalan maksimal, efektif dan efisien.

Operasi Sikat Agung di Denpasar, Ini Jadi Target Operasi Selama 21 Hari ke Depan
Istimewa
Arahan Kapolresta Denpasar saat melaksanakan Lat Pra Ops Sikat Agung 2018 di Mapolresta Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polresta Denpasar melakukan Operasi Sikat Agung selama 21 hari ke depan dari tanggal 22 Februari sampai 14 Maret 2018.

Sebanyak ratusan personel Polresta diterjunkan dalam Operasi Sikat Agung.

Kapolresta Denpasar, Kombes Hadi Purnomo dengan didampingi Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol Nyoman Gatra memimpin langsung Operasi Sikat Agung dengan target operasi dan lokasi rawan tindak pidana pencurian yakni, Curat, Curas, dan Curanmor di Kota Denpasar.

Hadi mengintruksikan pelaksanaan Operasi Sikat Agung harus berjalan maksimal, efektif dan efisien.

Dengan tidak mengabaikan koordinasi antar Satgas, seluruh personel yang terlibat operasi diminta bekerja secara optimal untuk mengungkap target operasi yang sudah ditentukan.

"Personel yang terlibat Ops Sikat Agung harus melaksanakan dengan baik dan dapat mencegah gangguan Kamtibmas yang ada di lapangan. Jangan sampai kejadian tindak pidana curas, curat, dan curanmor meningkat di wilayah Polresta," tegas Kombes Pol Hadi Purnomo.

Tidak hanya itu, Kapolresta juga menekankan saat ini yang menjadi prioritas Polresta Denpasar yakni dalam melaksanaan Ops Sikat Agung, para anggota tidak boleh arogan dan melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur sehingga tidak menimbulkan masalah.

Menindak tegas pelaku yang melakukan tindak pidana yang bisa menimbulkan keresahan dan rasa takut bagi masyarakat Bali.

Bahkan, dampaknya juga akan berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke Bali. (*)

Penulis: Fauzan Al Jundi
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved