Tips Sehat untuk Anda

Mengkhawatirkan, Ini Penyakit Berbahaya Akibat Makan Daging Anjing

Di sebagian wilayah Asia Timur, menyantap daging anjing sudah menjadi hal yang lazim selama berabad-abad.

Mengkhawatirkan, Ini Penyakit Berbahaya Akibat Makan Daging Anjing
Ilustrasi(iStockphoto/Memitina) 

Taiwan adalah negara di Asia pertama yang mengeluarkan larangan membeli dan mengonsumsi daging anjing (-dan juga kucing).

Negara ini meresmikan pelarangan pembantaian anjing dan kucing untuk makanan sejak tahun 1998.

Namun demikian, transaksi di pasar gelap pun terus terjadi di negara itu.

Baru pada bulan April 2017, Taiwan kembali mengeluarkan regulasi yang disertakan dengan hukuman denda yang lebih berat, mencapai lebih dari 8.500 dollar AS atau Rp 116 juta.

Negara ini pun mematok ancaman hukuman hingga dua tahun penjara bagi mereka yang terbukti menyiksa, atau membunuh anjing dan kucing.

Ancaman denda untuk kasus ini pun amat besar, mencapai angka 65.000 dollar AS atau sekitar Rp 880 juta.

Kendati demikian, secara global praktik menyantap daging anjing masih berada di wilayah "abu-abu". Bahkan, di negara yang telah menetapkan pelarangan konsumsi daging anjing, praktik tersebut tetap terjadi dan berlangsung tanpa penegakan hukum yang jelas.

"Meski tak selalu legal, negara-negara seperti Indonesia, Vietnam, China, Korsel, Kamboja, Laos dan Filipina membiarkan praktik tersebut -beberapa hanya di saat ada festival."

Demikian dituturkan Jill Robinson, Pendiri dan CEO Animals Asia Foundation seperti dikutip dari laman National Geographic.

Kendati demikian, ada pula tanda-tanda yang menggambarkan bahwa praktik keji tersebut kian menurun dan tak populer lagi.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved