Toko Elektronik di Pupuan Ludes Terbakar Dilalap Si Jago Merah, Selamat Rugi Rp 80 Juta

Sebuah toko elektronik yang berlokasi di Banjar Dinas Kubu, Desa/Kecamatan Pupuan, terbakar.

Toko Elektronik di Pupuan Ludes Terbakar Dilalap Si Jago Merah, Selamat Rugi Rp 80 Juta
Istimewa
Toko elektronik yang terbakar di Banjar Dinas Kubu, Desa/Kecamatan Pupuan yang terbakar karena korsleting listrik (24/2) masih berisi garis polisi. Isi toko yang terbakar. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian hingga Rp 80 juta 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebuah toko elektronik yang berlokasi di Banjar Dinas Kubu, Desa/Kecamatan Pupuan, terbakar.

Penyewa toko yang berisi alat elektronik dan instalasi listrik yang bernama I Wayan Selamat (58) mengalami kerugian hingga Rp 80 juta.

Tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian toko tersebut tidak berpenghuni.

Informasi yang berhasil dihimpun, pada hari Sabtu (24/2) sekitar pukul 21.05 Wita seorang warga atas nama I Gede Ariawan (55) saat sedang bermain bilyar di dekat lokasi kejadian bersama beberapa temannya mendengar suara ledakan.

Lantas Ia mencari sumber suara ledakan tersebut. Dilihatlah nyala api dari dalam toko elektronik milik Selamat.

Karena pintu depan dan belakang toko terkunci, selanjutnya Ariawan dan beberapa temannya mencongkel pintu belakang agar bisa masuk dengan menggunakan linggis.

Saat masuk di dalam toko, Ia melihat di rak kayu sebelah barat, api cukup besar dan melalap barang yang ada di atas rak. Lantas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pupuan.

Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu, Ia menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi, korban I Wayan Selamat menutup tokonya sekitar pukul 19.30 Wita. Kemudian pergi ke rumah temannya di Desa Timpag, Kerambitan.

"Korban mengetahui tokonya terbakar karena ditelpon oleh seorang kerabatnya atas nama Ni Luh Gede Sulasih," katanya, Minggu (25/2/2018).

Dari hasil olah tempat kejadian, barang milik korban yang terbakar, yakni dua buah televisi ukuran 21 inci, dua buah kompor gas, microphone, jam dinding, kipas angin, pemanas air, mesin cuci.

"Korban saat mengetahui kejadian itu syok. Diprediksi kerugian sekitar Rp 80 juta," terang AKP Mahendra. (*) 

Penulis: I Made Argawa
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved