PAL Luncurkan Kapal Cepat Rudal TNI AL, Begini Keunggulannya
Kapal ini mampu bergerak Gesit dan cepat. Kapal ini juga bisa menghindar dari kejaran rudal.
TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Suara kendi pecah terdengar di Dermaga PT PAL Surabaya, Selasa (27/2).
Kendi yang diikat tali ini dilepas dan persis menghantam mulut Kapal Capat Rudal (KCR) 60 meter. Suara tepuk tangan pun membahana.
Inilah tanda dimulainya pengapungan Kapal Perang yang dikenal gesit dan pandai bermanuver buatan PT PAL.
Pengapungan ini sekaligus dimulainya peluncuran kapal perang generasi baru.
"KCR 60 M ini adalah pesanan keempat kami. Nanti kami minta 20 KCR," kata KSAL Laksamana Ade Supandi.
"Kapal ini nanti akan bernama Kerambit. Sebuah senjata yang tajam menyerupai cakar harimau dari Ranah Minang," tambahnya.
Kapal perang yang pengerjaannya tampak lebih halus itu garang dan gagah.
Dengan moncong muka yang garang, kapal ini cocok untuk menyisir daerah kepulauan.
Dirut PT PAL Budiman Saleh menuturkan, pihaknya perlu memperkuat Indonesia sebagai poros maritim dunia. Harus ada kemandirian ekonomi.
"Alhamdulillah, KCR dituntaskan lebih cepat dari target yang awal. Mestinya Juni baru tuntas. Namun Februari sudah bisa kami tuntaskan," kata Budiman.
Kapal ini mampu bergerak Gesit dan cepat. Kapal ini juga bisa menghindar dari kejaran rudal.
Budiman mengaku lebih bangga karena semua pengerjaan dan komposisi KRI lincah itu seratus persen buatan PT PAL.
"Kami berhak atas penyertaan modal 2018 ini Rp 1,5 triliun," pungkas Budiman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kapal-cepat-rudal-tni-al_20180228_124756.jpg)