Serba Serbi

Purnama Kesanga, Simbolisme Kehadiran Sang Pencipta Melalui Bulan

Selain keistimewaan tersebut, ternyata lewat bulan atau candra kita juga bisa belajar tentang kehadiran Sang Pencipta

Purnama Kesanga, Simbolisme Kehadiran Sang Pencipta Melalui Bulan
Tribun Bali / I Nyoman Mahayasa
Ilustrasi - Persembahyangan Umat Hindu di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari ini, Kamis (1/3/2018) merupakan hari raya Purnama Kesanga yang juga sangat dimuliakan oleh umat Hindu.

Apalagi 17 hari yang akan datang umat Hindu khususnya yang ada di Bali akan menuju Tahun Baru saka 1940, tepatnya tanggal 17 Maret 2018.

Selain keistimewaan tersebut, ternyata lewat bulan atau candra kita juga bisa belajar tentang kehadiran Sang Pencipta di dunia ini.

Baca: Bertepatan Purnama Kesanga, Begini Prakiraan Cuaca di Wilayah Bali Hari Ini

Dalam buku Siwa Smreti karangan IBG. Agastia pada halaman 13 dikatakan bahwa para kawi wiku sangat senang menjadikan surya atau candra sebagai contoh untuk menjelaskan kehadiran Sang Pencipta di dalam diri manusia.

Menurut buku tersebut, Mpu Kanwa dalam Kakawin Arjuna Wiwaha membuat sebuah pujian lewat Kakawin Totaka.

Adapun isi kakawin tersebut yaitu:

Sasi wimba haneng gata, mesi banyu

Ndanasing suci nirmala, mesu wulan

Iwa mangkana, rakwa kiteng kadadin

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved