Komisi III Teruskan Aspirasi Soal Pelegalan Ganja, Kapolda Sebut Bali ke Depannya Bisa Rusak

Demsond dalam audiensi dengan Kapolda Bali menyatakan pelegalan ini adalah bentuk dari aspirasi masyarakat.

Komisi III Teruskan Aspirasi Soal Pelegalan Ganja, Kapolda Sebut Bali ke Depannya Bisa Rusak
higherperspective.com
Ilustrasi Ganja kering 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Ketua Komisi III Bidang Hukum dan HAM, Desmond Junaidi Mahesa menyampaikan usulan soal pelegalan penggunaan ganja di Bali.

Usulan itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose.

Desmond mengatakan melempar isu ini karena ada pemikiran agar ada tempat khusus dengan pengawasan ketat untuk pengguna ganja di Bali.

"Isu ini kami lempar agar ingin mengetahui respon aparat penegak hukum untuk dijadikan masukkan DPR bahwa di Bali tidak bisa dijadikan untuk kegiatan penyalahgunakan narkotika," ucap Wakil Ketua Komisi III yang membidangi hukum, HAM dan Keamanan, Rabu (28/2/2018).

Demsond dalam audiensi dengan Kapolda Bali menyatakan pelegalan ini adalah bentuk dari aspirasi masyarakat.

Dengan pembahasan dengan aparat penegak hukum ini, pihaknya mengetahui apa yang terjadi tentang kondisi saat ini. 

"Artinya kalau di Bali tidak bisa, artinya di tempat lain juga tidak bisa," ucapnya.

Sebanyak 45 tersangka dalam kasus narkoba diamankan di Mapolresta Denpasar Rabu (28/2/2018). Para tersangka ini terdiri dari pengguna dan pemakai narkoba.
Sebanyak 45 tersangka dalam kasus narkoba diamankan di Mapolresta Denpasar Rabu (28/2/2018). Para tersangka ini terdiri dari pengguna dan pemakai narkoba. (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa/Dwi S)

Tidak hanya masalah pelegalan ganja, namun soal perjudian juga banyak yang berspekulasi agar dibuat pulau khusus.

Sehingga, banyak warga negara Indonesia tidak berjudi di Singapura.

"Kenapa di Indonesia tidak dibuat tempat khusus salah satu juga muncul nama Bali dijadikan tempat ini," ungkapanya.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved