Ini 4 Raja Perempuan yang Pernah Berkuasa di Bali

Jika dilihat dari temuan Prasasti Raja Raja Bali, Darmayana mengatakan terdapat empat orang raja perempuan yang berkuasa.

google map
Pulau Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam acara rembug sastra Purnama Badrawada, Kamis (1/2/2018) malam di Pura Jagatnatha Denpasar, Ketut Darmaya mengatakan bahwa dulu saat jaman kerajaan di Bali tidak dikenal dengan adanya sistem gender.

“Itu hebatnya dulu, tidak mengenal sistem gender. Dari 38 raja yang pernah berkuasa, ada empat raja perempuan,” kata Darmayana.

Jika dilihat dari temuan Prasasti Raja Raja Bali, Darmayana mengatakan terdapat empat orang raja perempuan yang berkuasa.

Raja perempuan pertama yang berkuasa yaitu Sri Ratu Ugrasena (Diah Tirta Harum dan Meilan Dungkang).

Ugrasena merupakan raja Bali dari dinasti Kerajaan Mataram dan memerintah selama dua periode.

Periode  Sri Ratu Ugrasena I (Diah Angga Tirta Harum) dari tahun 915 M hingga 932 M.

Pada periode  Sri Ratu Ugrasena I (Meilan Coladungkang) memerintah dari tahun 933 M sampai tahun 966 M.

Penguasa Bali perempuan yang kedua adalah Sri Wijaya Mahadewi.

Ia berasal dari dinasti Kerajaan Sriwijaya yang memerintah tahun 983 M hingga 989 M.

Penguasa perempuan ketiga adalah Sang Ratu Sri Ajnadewi.

Ajnadewi berasal dari Dinasti Medang Kemulan yang memerintah tahun 1015 M hingga 1021 M.

Dan yang keempat yaitu Mahendradata dengan gelar Gunapriya Dharmapatni pada tahun 989 M hingga 1014 M.

“Walaupun saat itu yang menjadi raja Bali adalah Dharma Udayana, namun untuk keputusan-keputusan strategis harus mendapat persetujuan dari Sri Ratu Gunapriya Dharmapatni,” kata Darmayana. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved