Misteri Ibu Tewas Dicekoki Air Terkuak, Jalani Ritual Aneh 7 Pelaku Ngaku Kesurupan

Tujuh orang dalam satu kerabat di Dusun Jerukgulung, Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Jatim, harus meringkuk di tahanan Polres setempat

Misteri Ibu Tewas Dicekoki Air Terkuak, Jalani Ritual Aneh 7 Pelaku Ngaku Kesurupan
Surya/David Yohanes
Tujuh tersangka yang terdiri anak kandung Tukinem, adik kandung, adik ipar, dan keponakan ditangkap Polres Trenggalek, Jatim, Selasa (6/3). 

TRIBUN-BALI.COM, TRENGGALEK - Tujuh orang dalam satu kerabat di Dusun Jerukgulung, Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Jatim, harus meringkuk di tahanan Polres setempat sejak Senin (5/3) lalu.

Mereka disangka membunuh Tukinem (51), yang tak lain ibu kandung, kakak ipar, kakak kandung, juga mertua mereka.

Motif pembunuhan belum jelas, karena mereka mengaku melakukan itu dalam kondisi tidak sadar saat melakukan sebuah ritual.

Para tersangka itu adalah Rini Astuti (anak korban), Jayadi Budi (menantu korban), dan Jemitun (adik kandung). Empat tersangka lainnya adalah Suyono (adik ipar), Katenun (adik ipar), Apriliani (keponakan), dan Andris Prasetyo (keponakan).

Tukinem ditemukan tewas di halaman rumahnya pada Minggu (4/3) sore. Polisi yang curiga dengan kematiannya, kemudian melakukan otopsi.

Hasilnya, ada tanda kekerasan di sekitar mulut Tukinem. Tanda kekerasan itu diduga karena mulut Tukinem dimasuki selang dengan air yang mengalir.

Hal ini dibuktikan dengan kondisi organ dalam Tukinem yang penuh dengan air. Mulai dari rongga dada, saluran napas dan paru-parunya. Karena cairan itu, Tukinem mati lemas.

Polisi telah memeriksa 15 saksi dan menetapkan 7 tersangka. Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra mengatakan, para pelaku yang masih berkerabat ini melakukan ritual sejak Jumat (2/3).

Mereka menyembelih lima ekor ayam kemudian dimasak, dan dimakan dengan nasi kuning.

"Ritual dilakukan hingga hari Minggu (4/3) pukul 04.00 WIB," terang Didit, Selasa (6/3).

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved