Kasus Dugaan Penganiayaan Dokter RSUD Mangusada Oleh Oknum Perbekel, Ini Kelanjutan Prosesnya

Disinggung mengenai apakah Pemkab Badung akan melakukan pendampingan terhadap oknum perbekel tersebut?

Kasus Dugaan Penganiayaan Dokter RSUD Mangusada Oleh Oknum Perbekel, Ini Kelanjutan Prosesnya
Ist/Dok FB
Dokter Grace melaporkan kasusnya ke Polisi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta akhirnya angkat bicara terkait kasus oknum perbekel, I Gusti Lanang Umbara yang melakukan penganiayaan terhadap dokter internship di RSUD Mangusada Badung belum lama ini.

Giri Prasta mengatakan hanya menyayangkan kejadian tersebut terjadi.

“Proses hukumnya kan sudah berjalan, kok bupati. Kan sudah berjalan,” ujarnya.

Disinggung mengenai sikap bupati terhadap kasus yang dilakukan oknum Perbekel, Bupati asal Pelaga ini mengakui hanya menyayangkan insiden tersebut terjadi.

“Kalau saya kan menyayangkan insiden tersebut terjadi, cuma itu saja,” katanya.

Disinggung mengenai apakah Pemkab Badung akan melakukan pendampingan terhadap oknum perbekel tersebut?

Giri Prasta menyatakan pemerintah akan melindungi ketika insiden tersebut terjadi pada saat menjalankan tugas kedinasan.

“Itu kan pribadinya, kita harus memilah yang mana pribadi mana kelembagaan atau kedinasan. Besok (hari ini) kalau saya dengan keluarga ada masalah itu, masak Bupati Badungnya yaa Girinya sendiri. Kalau saya diperintahkan oleh Pak presiden atas dasar sebagai bupati berangkat ke Jakarta kalau terjadi insinden itu baru tugas pemerintah negara," tegasnya.

Politikus PDI Perjuangan ini menerangkan, untuk pelaksanaan roda pemerintahan di Desa Pelaga masih bisa berjalan dan ditangani Sekretaris Desa (Sekdes).

“Kan ada Sekdes penggantinya, seperti saya kan ada Plt (pelaksana tugas) Wakil Bupatinya," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved